Headline.co.id, Polda Sumatera Selatan Terus Berupaya Menghadirkan Inovasi Pelayanan Yang Humanis Dan Solutif ~ sejalan dengan tujuan pembangunan nasional. Salah satu langkah nyata adalah peresmian Bank Sampah Mobile oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Sandi Nugroho, yang berlangsung pada Minggu (17/5/26) di Lahat. Inovasi ini merupakan inisiatif dari Kapolres Lahat, AKBP Novi Ediyanto, yang mengusung konsep pengelolaan sampah terpadu dengan metode Angkut – Pilah – Olah.
Kapolres Lahat, AKBP Novi Ediyanto, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan solusi nyata terhadap masalah lingkungan sekaligus membantu perekonomian masyarakat. “Kami ingin Polri hadir memberikan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan sekaligus membantu perekonomian warga sehari-hari,” ujar AKBP Novi Ediyanto, Senin (18/5/26).
Bank Sampah Mobile ini dirancang dengan sistem kerja yang profesional dan transparan. Sampah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, yang telah dipilah oleh warga akan ditimbang oleh petugas. Hasil timbangan tersebut kemudian dikonversi menjadi nominal rupiah dan dicatatkan ke dalam buku tabungan Bank Sampah Mobile Polres Lahat milik nasabah.
Sistem pencairan tabungan ini sangat fleksibel. Nasabah dapat mencairkan tabungannya secara tunai, menyimpannya untuk investasi jangka panjang, atau memindahkannya melalui sistem pembayaran digital. Armada pengangkut akan proaktif menjangkau wilayah-wilayah permukiman yang belum terlayani oleh Bank Sampah Unit.
Keunggulan dari inovasi ini terletak pada sistem pengolahan sampah yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan program prioritas pemerintah pusat. Sampah organik yang terkumpul dimanfaatkan sebagai media budidaya maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF), yang kemudian diolah menjadi pakan alternatif untuk budidaya ikan lele. “Maggot bernutrisi tinggi ini kemudian diolah menjadi pakan alternatif untuk budidaya ikan lele,” jelas Kapolres Lahat.
Untuk sampah anorganik, Polres Lahat melakukan pengemasan ulang secara rapi untuk dikirimkan ke sektor industri agar dapat didaur ulang menjadi produk baru yang bernilai guna tinggi. Inovasi Bank Sampah Mobile ini menunjukkan bahwa kehadiran Polri di Kabupaten Lahat tidak hanya fokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi warga. Melalui edukasi dan fasilitas yang berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan terus meningkat, menciptakan ekosistem wilayah yang bersih, sehat, dan produktif.





















