Headline.co.id, Siak ~ Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengumumkan bahwa sebanyak 7.200 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) siap beroperasi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Pernyataan ini disampaikan Syamsurizal saat menghadiri peresmian operasional Koperasi Merah Putih secara daring di Gedung Koperasi Merah Putih, Kampung Jayapura, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, pada Sabtu (16/5/2026).
Syamsurizal berharap kehadiran Koperasi Merah Putih dapat memperpendek rantai pasok distribusi sehingga harga kebutuhan pokok masyarakat menjadi lebih terjangkau. “Kami berharap harga produk yang dijual di koperasi ini bisa lebih rendah dari harga pasar, termasuk sembako, pupuk, dan kebutuhan masyarakat lainnya,” ujarnya.
Peresmian operasional koperasi tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terhadap 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari target nasional pembentukan 80.081 koperasi di seluruh Indonesia. Syamsurizal menegaskan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap operasional koperasi agar tetap berjalan sesuai tujuan dan berpihak kepada masyarakat.
Ia juga menilai bahwa keterlibatan TNI dan Polri penting dalam pengawasan serta pendampingan koperasi guna memastikan program berjalan baik dan berkelanjutan. Selain itu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM diminta aktif mengawasi stabilitas harga produk yang dijual di koperasi.
Komandan Kodim 0322/Siak, Letkol Czi Andy Kurniawan, menjelaskan bahwa TNI turut berperan sebagai pelaksana pembangunan Koperasi Merah Putih di daerah. Dari total 131 koperasi yang direncanakan di Kabupaten Siak, sebanyak 79 koperasi telah terdaftar di portal nasional, sementara 76 unit masih dalam tahap pembangunan. “Persentase pembangunan koperasi di Kabupaten Siak saat ini telah mencapai sekitar 53 persen. Sebanyak 20 koperasi sudah selesai dibangun, dan kami targetkan akhir bulan ini menjadi 35 koperasi,” jelasnya.
Program Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi baru di kampung-kampung sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.





















