Headline.co.id, Bandung ~ Kota Bandung, Jawa Barat, dipilih sebagai lokasi percontohan untuk Program Perintis Berdaya Connect (PBC) yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia. Program ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan memperluas jaringan usaha pelaku UMKM secara berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Asisten Deputi Pengembangan Usaha Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, M. Slamet Santoso, dalam dialog bersama Kemenko PM dan peningkatan kapasitas UMKM yang dihadiri oleh 101 pelaku usaha di Kota Bandung pada Selasa (12/5/2026).
Menurut M. Slamet Santoso, Kota Bandung dipilih karena memiliki ekosistem usaha yang dinilai siap menjadi model pengembangan ekonomi masyarakat di daerah lain. “Ekosistem di Kota Bandung ini bisa dijadikan percontohan bagaimana memajukan dan mengembangkan usaha masyarakat dari zero to hero,” ujarnya. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM, tetapi juga diarahkan menjadi program berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai kabupaten dan kota. Antusiasme para pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan tersebut juga dinilai sangat tinggi.
Selain itu, program ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang selama ini menghalangi pengembangan usaha masyarakat dan mendorongnya menjadi regulasi atau kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat. Dalam kesempatan tersebut, Bandung Convention Hall (BCH) juga didorong agar tidak hanya menjadi tempat kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat yang memiliki output, outcome, dan dampak nyata bagi UMKM.
Ke depan, BCH diharapkan memiliki agenda rutin pembinaan dan pengembangan UMKM sehingga para pelaku usaha dapat meningkatkan performa bisnis dan berkembang menjadi lebih besar. Pemerintah daerah juga didorong untuk mendukung pembiayaan program pemberdayaan UMKM melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Kami berharap Program Perintis Berdaya Connect ini bisa menjadi program nasional yang dimulai dari Kota Bandung,” katanya.
Program ini diharapkan menjadi momentum penguatan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha untuk menciptakan UMKM yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya saing.





















