Headline.co.id, OKU Timur ~ Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono membuka langsung kegiatan sarasehan dan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Aula Wicaksana Laghawa Polres OKU Timur, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, serikat buruh, hingga pemangku kepentingan lainnya sebagai forum penyampaian aspirasi pekerja tanpa aksi unjuk rasa. Momentum ini digelar sebagai bagian dari peringatan May Day yang mengusung kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga selesai pukul 12.30 WIB.
Sarasehan May Day Jadi Wadah Aspirasi Buruh
Kegiatan yang merupakan inisiatif Kapolres OKU Timur ini dihadiri Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin Hamzah, jajaran Forkopimda, DPC KSPSI, perwakilan serikat pekerja, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, serta insan pers.
Ketua DPC KSPSI OKU Timur, Cecep Wahyudin, menyampaikan apresiasi atas fasilitasi yang diberikan Polres OKU Timur dalam penyelenggaraan sarasehan tersebut. Ia menegaskan komitmen buruh di OKU Timur untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa pada peringatan May Day tahun ini.
“Kami sepakat bersama pemerintah daerah dan Kapolres untuk tidak melaksanakan aksi unjuk rasa. Kerja sama yang baik selama ini sudah menjadi wadah dalam menyampaikan aspirasi,” ujar Cecep.
Menurutnya, peringatan Hari Buruh bukan sekadar perayaan, melainkan refleksi atas perjuangan hak-hak pekerja. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyerahkan sejumlah aspirasi, di antaranya mendorong pengesahan undang-undang ketenagakerjaan baru sesuai putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/2023, pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, serta usulan Peraturan Daerah terkait optimalisasi tenaga kerja lokal di OKU Timur.
Kapolres Apresiasi Buruh Jaga Kondusivitas
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono mengapresiasi langkah serikat buruh yang memilih jalur dialog dibanding aksi demonstrasi dalam memperingati May Day 2026.
“Kami mengapresiasi DPC KSPSI yang tidak melaksanakan aksi unjuk rasa dan memilih hadir dalam tasyakuran sebagai wadah menampung aspirasi,” kata Adik Listiyono.
Ia juga menegaskan komitmen Polri bersama serikat buruh dalam menjamin kepastian hukum bagi pekerja. Selain itu, Kapolres mengajak seluruh elemen buruh untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat melalui deklarasi Sabuk Kamtibmas.
“Diharapkan kita bersama-sama mendeklarasikan Sabuk Kamtibmas guna menjaga situasi yang aman dan kondusif di OKU Timur dengan tagline ‘Payo Kito Jago OKU Timur’,” ujarnya.
Pemkab OKU Timur Dukung Aspirasi Buruh
Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin Hamzah menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan serikat buruh, termasuk rencana penyusunan Peraturan Daerah terkait tenaga kerja lokal.
“Pemerintah Kabupaten OKU Timur mendukung penuh program KSPSI dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja. Terkait aspirasi Perda tenaga kerja lokal, apabila ada acuan, segera kita tindak lanjuti,” kata Lanosin.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan serikat buruh dalam mendorong kemajuan daerah. Menurutnya, KSPSI menjadi mitra strategis dalam menampung aspirasi pekerja secara konstruktif.
Deklarasi Sabuk Kamtibmas dan Santunan Sosial
Dalam kegiatan tersebut, serikat buruh yang tergabung dalam KSPSI turut mendeklarasikan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban wilayah melalui Sabuk Kamtibmas. Deklarasi itu menegaskan kesiapan buruh bersinergi dengan Polres OKU Timur untuk menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dalam momentum May Day.
Perkuat Kepercayaan dan Sinergi
Sarasehan dan tasyakuran May Day 2026 di OKU Timur menjadi model pendekatan dialogis dalam menyampaikan aspirasi buruh tanpa aksi demonstrasi. Kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan serikat pekerja terhadap Polri sebagai fasilitator antara buruh dan pemerintah daerah.
Melalui forum ini, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan serikat buruh diharapkan terus terjaga guna menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif serta mendukung kesejahteraan pekerja di Kabupaten OKU Timur.






















