Headline.co.id, Bupati Bojonegoro ~ Setyo Wahono, secara resmi melepas keberangkatan 432 calon jemaah haji (CJH) di Pendopo Malowopati, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat (1/5/2026). Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menekankan bahwa ibadah haji adalah panggilan istimewa yang tidak semua umat muslim dapatkan. “Bapak dan Ibu adalah tamu Allah. Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan keimanan, keikhlasan, dan kesabaran,” ujarnya.
Bupati Setyo Wahono juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan, menaati aturan selama di Tanah Suci, serta menjaga nama baik daerah. Selain itu, ia menitipkan amanah kepada para petugas haji untuk memberikan pelayanan dan pendampingan secara maksimal kepada jemaah. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga diberi kelancaran dan kembali sebagai haji yang mabrur,” tambahnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bojonegoro, Muh Abdulloh Hafith, menyampaikan bahwa total CJH asal Bojonegoro tahun 2026 berjumlah 1.741 orang, terdiri dari 817 laki-laki dan 924 perempuan. Mayoritas jemaah berada pada rentang usia 51–60 tahun sebanyak 591 orang, disusul usia 61–70 tahun sebanyak 464 orang. Jemaah tertua berusia 93 tahun, sedangkan yang termuda berusia 16 tahun.
Dari sisi pendidikan, lulusan sekolah dasar mendominasi dengan jumlah 670 orang. Sementara berdasarkan pekerjaan, sebagian besar jemaah berprofesi sebagai petani sebanyak 516 orang dan pekerja swasta 503 orang. Pada tahap awal pemberangkatan ini, sebanyak 432 CJH diberangkatkan, terdiri dari Kloter 37 sebanyak 59 orang dan Kloter 38 sebanyak 373 orang. Pemberangkatan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Dengan penuh doa dan harapan, seluruh jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat Bojonegoro.




















