Headline.co.id, Gresik ~ Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar acara Gress of Champion Vol. II dan Gebyar Tahfidz Quran yang diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai daerah di Jawa Timur. Acara ini bertujuan untuk memperkuat karakter dan daya saing generasi muda melalui kompetisi intelektual dan keagamaan. Kegiatan yang berlangsung di Gressmall Gresik ini dibuka oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, pada Senin (13/4/2026), dan dihadiri oleh peserta dari berbagai daerah, menunjukkan tingginya minat pelajar terhadap ajang berbasis pengetahuan dan nilai-nilai agama.
Dalam sambutannya, Bupati Yani menekankan pentingnya menghidupkan kembali ajang cerdas cermat sebagai sarana pembentukan mental, keberanian, dan daya pikir kritis generasi muda di tengah tantangan era digital. “Kegiatan seperti ini penting untuk melatih keberanian dan kemampuan berpikir. Anak-anak kita harus siap menjadi generasi yang tangguh dan terus berkembang,” ujarnya. Ia juga menyoroti tantangan penggunaan gawai, khususnya game online dan media sosial, yang perlu dikelola dengan bijak agar tidak mengganggu proses pembelajaran. “Pengaturan penggunaan teknologi menjadi penting agar anak-anak tetap fokus belajar dan tidak kehilangan arah dalam pengembangan diri,” tambahnya.
Bupati Yani memastikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan pendampingan lanjutan bagi peserta berprestasi untuk mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk mengukur kemampuan akademik, tetapi juga untuk membentuk karakter siswa. “Kompetisi ini melatih kepercayaan diri, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir cepat dan tepat. Ini menjadi bekal penting bagi masa depan mereka,” jelasnya.
Secara kuantitatif, Gress of Champion diikuti oleh 140 tim dari berbagai daerah seperti Surabaya, Malang, hingga Pamekasan. Sementara itu, Gebyar Tahfidz Quran diikuti oleh 228 peserta dari jenjang TK hingga SMP. Antusiasme tinggi peserta bahkan membuat panitia menutup pendaftaran lebih awal karena kuota telah terpenuhi. Dari sisi kolaborasi, General Manager Gressmall Gresik, Eric Pramono Bangun, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung kegiatan edukatif bagi generasi muda. “Kami ingin Gressmall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi anak-anak berprestasi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Gresik mempertegas peran pendidikan tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, spiritualitas, dan daya saing generasi muda di tengah dinamika global.























