Headline.co.id, Gresik ~ Pemerintah pusat dan daerah telah meresmikan revitalisasi Pasar Tematik Industri Sidayu di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, yang diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal dan mendorong digitalisasi pedagang. Acara peresmian ini dilakukan oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin (13/4/2026).
Pasar yang kini menampung 538 pedagang ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan transaksi, serta memperkuat ekonomi lokal berbasis pasar rakyat. Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya kebersihan pasar tradisional agar tetap kompetitif di tengah perubahan pola belanja masyarakat.
“Pasar rakyat harus bersih, tidak becek, dan tidak bau. Ini menjadi syarat utama agar masyarakat nyaman berbelanja dan aktivitas ekonomi terus tumbuh,” ujar Budi Santoso. Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah sedang menggencarkan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara sebagai langkah strategis untuk membenahi tata kelola pasar tradisional di seluruh Indonesia. Program ini melibatkan berbagai kementerian, aparat, dan pemerintah daerah untuk menciptakan pasar yang sehat dan berdaya saing.
Selain kebersihan, Menteri Perdagangan juga mendorong pedagang pasar untuk beradaptasi dengan ekosistem digital. Menurutnya, kombinasi transaksi luring dan daring akan memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan pendapatan pedagang. “Pasar rakyat harus mulai berjualan secara online agar mampu menjangkau konsumen yang lebih luas dan mengikuti perkembangan teknologi,” tambahnya.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan bahwa Pasar Tematik Industri Sidayu memiliki peran strategis sebagai pusat ekonomi kawasan Gresik Utara, melayani wilayah Panceng, Ujungpangkah, Dukun, dan Bungah. Revitalisasi pasar ini didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perdagangan Tahun Anggaran 2025 senilai Rp30 miliar, dengan menghadirkan berbagai fasilitas baru yang lebih representatif.
“Selain bangunan yang lebih tertata, kini terdapat ruang terbuka hijau dan plaza yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi maupun sosial masyarakat,” jelas Fandi Akhmad Yani. Ia berharap pembenahan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga menjadikan pasar sebagai ikon baru perekonomian daerah sekaligus memperkuat peran UMKM di era digital.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Perdagangan bersama jajaran pemerintah daerah juga meninjau langsung aktivitas pasar dan memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga. Revitalisasi Pasar Sidayu ini menjadi contoh konkret transformasi pasar rakyat menuju sistem yang lebih modern, bersih, dan adaptif, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis perdagangan tradisional.























