Headline.co.id, Gubernur Banten ~ Andra Soni, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Banten pada Selasa, 31 Maret 2026. Dalam laporannya, Gubernur Andra Soni menyatakan bahwa indikator makro pembangunan di Provinsi Banten menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025.
Salah satu capaian penting adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 77,25, meningkat 0,90 basis poin dari sebelumnya. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka 75,90, menempatkan Banten dalam tujuh besar nasional untuk kategori IPM tinggi. “IPM itu terbentuk dari dimensi umur panjang, sehat, pengetahuan, dan pengeluaran per kapita. Untuk menjaga pertumbuhan IPM dengan cakupan yang sangat luas tersebut, memposisikan Provinsi Banten untuk senantiasa menjaga sinergisitas dan sinkronisasi pembangunan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan kota,” ujar Gubernur Andra Soni.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Banten pada tahun 2025 tercatat sebesar 6,63 persen, turun dari 7,02 persen pada Februari 2024. Penurunan ini dicapai melalui berbagai program seperti pendidikan vokasi, penambahan SMK, pelatihan ketenagakerjaan, perluasan pasar kerja, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Selain itu, pemberdayaan usaha kecil dan menengah juga menjadi fokus utama.
Dalam hal pengentasan kemiskinan, Provinsi Banten menunjukkan perbaikan selama tiga tahun terakhir. Tingkat kemiskinan menurun dari 6,17 persen pada 2023 menjadi 5,70 persen pada 2024, dan kembali turun menjadi 5,51 persen pada 2025. “Capaian itu lebih rendah dari nasional sebesar 8,47 persen,” jelas Gubernur Andra Soni. Penurunan ini didukung oleh berbagai program intervensi seperti pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur, penanganan kawasan permukiman kumuh, penyediaan rumah layak huni, pengendalian stunting, dan bantuan sosial.
Rasio Gini di Provinsi Banten tercatat sebesar 0,312, lebih rendah dari angka nasional tahun 2024 yang mencapai 0,375, menunjukkan tingkat ketimpangan yang aman. Inflasi daerah pada 2025 tercatat sebesar 2,74 persen dan dinilai terkendali. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Provinsi Banten mencapai 69,12 poin, melampaui target 66,92 poin dengan capaian kinerja 103,2 persen, masuk dalam kategori sedang. “IKLH terbentuk dari capaian kualitas udara, kualitas air, kualitas air laut, dan kualitas tutupan lahan,” tambah Gubernur Andra Soni.
Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa capaian indikator makro tersebut merupakan hasil sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di Provinsi Banten.



















