Headline.co.id, Di Tepian Sungai Sambong ~ Kabupaten Batang, Jawa Tengah, proses penutuhan bangkai kapal KM Dua Putra yang sebelumnya terbakar kini sedang berlangsung. Proses ini dilakukan dengan tujuan untuk menghancurkan dan mendaur ulang kapal secara sistematis tanpa mencemari lingkungan sekitar pelabuhan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ekosistem sungai agar tetap bersih dan aman bagi aktivitas pelayaran.
Proses evakuasi dan pembongkaran kapal ini melibatkan sinergi berbagai instansi maritim di Batang. Dengan bantuan alat berat dari kapal keruk Batang Bangkit milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Batang, material kapal diangkat satu per satu dari perairan. Plt Kepala DKP Batang, Agung Wisnu Bharata, menegaskan bahwa aspek keamanan dan lingkungan menjadi prioritas utama dalam kegiatan ini. “Pemotongan, penghancuran, dan daur ulang kapal yang sudah tidak laik laut atau tidak digunakan lagi, dilakukan secara aman dan ramah lingkungan,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (2/3/2026).
Kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan penutuhan bangkai kapal ini menunjukkan adanya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat nelayan terhadap lingkungan. “Keberhasilan penanganan KM Dua Putra ini tidak lepas dari gerak cepat berbagai pihak,” ungkap Agung. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada unsur maritim yang terlibat aktif, termasuk Pelabuhan Perikanan Pantai Klidang Lor dan UPP Kelas III Batang sebagai otoritas wilayah, Pol Air Polres Batang, TNI AL Batang, dan BKO Polda Jateng yang memastikan keamanan area, serta DPC HNSI yang menjembatani komunikasi dengan para nelayan.
Dengan proses penutuhan ini, Sungai Sambong perlahan kembali bersih, memberikan ruang bagi kapal-kapal lain untuk bersandar dengan aman tanpa terganggu oleh bangkai kapal yang menghalangi alur pelayaran. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)




















