Headline.co.id, Gorontalo ~ Gubernur Gorontalo bersama Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, mengambil langkah untuk mempercepat proses cetak sawah di Kabupaten Pohuwato. Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi yang diadakan di Hotel Aston, Kota Gorontalo, pada Senin, 2 Maret 2026. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekda Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, pimpinan OPD terkait, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Sihotang, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, Dandim 1313/Pohuwato, serta unsur terkait lainnya.
Hingga 27 Februari 2026, realisasi cetak sawah yang telah mencapai tahap pembentukan pematang seluas 523 hektar dengan panjang pematang 37 meter dan tanah yang sudah diolah seluas 153 hektar. Proyek ini mencakup dua kecamatan, yaitu Randangan dan Patilanggio, dari total enam kecamatan yang menjadi target. Infrastruktur pendukung yang telah dibangun meliputi saluran pembuangan sepanjang 18.345 meter, jalan usaha tani sepanjang 180 meter, jaringan irigasi tersier sepanjang 5 meter, dan satu pintu air, yang semuanya difokuskan di Kecamatan Randangan.
Dalam rapat tersebut, Gubernur Gorontalo menyoroti pentingnya penanganan wilayah vegetasi dan empang. Ia menyarankan agar wilayah dengan vegetasi ringan didahulukan untuk mempercepat progres. Sementara itu, untuk kawasan yang memiliki empang, ia mengusulkan kolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai dalam proses pengeringan air. “Dari identifikasi masalah kita sudah bahas, kemudian jalan keluarnya juga sudah kita cari, tinggal tantangan-tantangan ini yang mudah-mudahan bisa kita lewati bersama. Hal ini yang kami paparkan pada rakor hari Sabtu lalu,” ujar Gubernur Gusnar.
Pangdam Mirza juga menginstruksikan Dandim 1313/Pohuwato untuk merinci teknis langkah percepatan cetak sawah. Ia meminta Danrem 133/Nani Wartabone untuk meningkatkan pengawasan agar pelaksanaan percepatan dapat dilakukan secara aktif dan kolaboratif. “Ini jadi persoalan kita bersama, apa yang disampaikan Pak Gubernur tadi kita praktekkan. Intinya, Pak Bupati, kami mendukung 100 persen langkah-langkah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat di Pohuwato,” kata Mirza.




















