Headline.co.id, Sumenep ~ Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota (EPIK) Mobile Provinsi Jawa Timur menggelar Pasar Murah Ramadan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini berlangsung di area timur Taman Potre Koneng (Taman Bunga), Kecamatan Kota Sumenep, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Program ini bertujuan untuk menstabilkan harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, menyatakan bahwa tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa program intervensi harga pangan ini tepat sasaran. “Syukurlah pasar murah kali ini mendapatkan antusiasme masyarakat yang luar biasa, karena barang yang dijual selisihnya bisa lebih murah sekitar 20–25 persen dibanding harga pasar,” ujarnya pada Rabu (25/2/2026).
Untuk memastikan ketersediaan pangan, pemerintah menyediakan berbagai komoditas dalam jumlah besar, seperti beras sebanyak 3 ton, gula sekitar 1 ton, minyak goreng 600 paket, serta kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah pasaran. Dadang menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kerja terpadu Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep bersama perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pertanian serta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan.
TPID berencana melanjutkan intervensi melalui operasi pasar dan gerakan pangan murah di berbagai wilayah, dengan jadwal dan lokasi yang akan diumumkan kemudian. “Kami berharap masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Hingga saat ini harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sumenep masih relatif aman dan terkendali,” tegasnya.
Program pasar murah ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Seorang warga, Yuni, mengaku terbantu karena harga bahan pokok jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar umum. “Syukurlah bisa membeli kebutuhan pokok lebih murah. Setidaknya pengeluaran belanja jadi berkurang,” ungkapnya.
Beberapa komoditas yang dijual di bawah harga pasar lain minyak goreng Minyakita Rp15.000 per liter, beras medium Rp11.000 per kilogram, beras premium Rp14.000 per kilogram, gula pasir Rp16.500 per kilogram, serta telur ayam Rp29.000 per kilogram. Selain itu, tersedia daging ayam utuh Rp41.000 per kilogram, tahu bakso daging sapi Rp15.000 per 250 gram, cabai rawit Rp3.000 per pack, cabai merah besar Rp5.000 per pack, bawang merah dan bawang putih Rp8.000 per pack, aneka sayuran Rp5.000 per pack, hingga produk frozen food Rp50.000 per pack.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pasar murah Ramadan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga instrumen strategis untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan lebih tenang.






















