Headline.co.id, Jakarta ~ PT Pertamina Patra Niaga telah menambah pasokan elpiji 3 kilogram (kg) sebanyak 1,1 juta tabung untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadan 1447 Hijriah. Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa penambahan pasokan ini bertujuan untuk menjaga kehandalan stok di tingkat pangkalan.
“Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan elpiji di masyarakat tetap terjaga, terutama menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Taufiq dalam keterangan resmi yang dirilis pada Senin (16/2/2026).
Dari total tambahan pasokan tersebut, sebanyak 144 ribu tabung dialokasikan untuk wilayah DIY, sementara lebih dari 1 juta tabung disalurkan ke berbagai daerah di Jawa Tengah. Jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar 75 persen dibandingkan dengan penyaluran normal harian. Taufiq menambahkan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk menjaga stabilitas pasokan energi, mendukung pengendalian inflasi, dan menjaga daya beli masyarakat selama bulan Ramadan.
“Kami berkomitmen untuk mendukung stabilitas pasokan energi dan menjaga daya beli masyarakat,” imbuhnya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat yang mampu untuk beralih menggunakan elpiji nonsubsidi, seperti Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg, agar penyaluran subsidi dapat tepat sasaran. Selain itu, masyarakat diharapkan membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi Pertamina, karena stok terjamin dan harga sesuai ketentuan, dengan harga eceran tertinggi (HET) paling murah Rp18 ribu per tabung.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji di pangkalan resmi agar mendapatkan harga yang sesuai dan stok yang terjamin,” kata Taufiq.





















