Headline.co.id, Sleman ~ Kecelakaan lalu lintas antara bus dan truk pengangkut tabung elpiji 3 kilogram terjadi di Jalan Jogja–Solo Km 13, tepatnya di depan Kantor Kapanewon Kalasan, Sleman, Senin (16/02/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa bermula saat truk dari arah barat berusaha berbalik arah, sementara dari arah timur melaju Bus Budiman sehingga tabrakan tidak terhindarkan. Tiga orang dilaporkan mengalami luka ringan dan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp25 juta. Kasus ini ditangani aparat kepolisian untuk proses lebih lanjut.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun saat dikonfirmasi Headline.co.id menjelaskan, kecelakaan terjadi ketika truk yang melaju dari arah Jogja menuju Solo memanfaatkan bukaan median jalan untuk berbalik arah.
“Pada saat bersamaan, bus datang dari arah Solo menuju Jogja. Karena jarak sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar AKP Salamun.
Benturan tersebut mengakibatkan pengemudi bus berinisial S.N.I mengalami luka lecet pada kaki kanan. Pengemudi truk berinisial A.P mengalami nyeri pada bahu dan kaki kanan, sementara penumpang truk berinisial A.F.S mengalami nyeri bahu. Seluruh korban dalam kondisi sadar dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kedua kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan dan samping. Total kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan sekitar Rp25.000.000. Nomor polisi kendaraan telah diamankan dan disamarkan, yakni Z--HC dan AB--EU.
Secara terpisah, Kapolsek Kalasan AKP Wartono SH melalui PS. Kanit Lantas Polsek Kalasan Iptu Hendra N, S.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa truk yang terlibat merupakan kendaraan pengangkut tabung elpiji 3 kilogram.
“Truk pengangkut tabung elpiji 3 kg dari arah barat sesampainya di penggal jalan depan Kecamatan Kalasan berbalik arah. Pada saat bersamaan datang dari arah timur Bus Budiman. Karena jarak sudah dekat akhirnya terjadi kecelakaan. Korban nihil,” jelas Iptu Hendra.
Ia menambahkan, akibat kejadian tersebut tidak terjadi kemacetan panjang, namun arus lalu lintas sempat tersendat karena truk terguling dan tabung elpiji berserakan di badan jalan.
“Kalau kemacetan tidak ada, yang ada tersendat karena kendaraan truk terguling dan tabung elpiji berserakan di jalan, jadi tersendat untuk evakuasi tabung gas maupun kendaraan truk,” katanya.
Proses penanganan dan evakuasi di lokasi berlangsung kurang lebih satu jam hingga arus lalu lintas kembali normal. Petugas kepolisian melakukan pengamanan lokasi, pengaturan arus kendaraan, pendataan saksi, serta olah tempat kejadian perkara.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, memastikan kondisi aman sebelum berbalik arah, serta mematuhi rambu dan prioritas kendaraan guna mencegah kecelakaan lalu lintas.





















