Headline.co.id, Gunungkidul ~ Polres Gunungkidul menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Operasi “Keselamatan Progo-2026” (Simpatik) selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026 di seluruh wilayah hukumnya. Operasi ini melibatkan 190 personel gabungan dari Satgasda dan Satgasres/ta yang didukung instansi terkait. Kegiatan difokuskan pada upaya simpatik, persuasif, dan humanis guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Langkah ini ditempuh untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, nyaman, dan selamat.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Priya Tri Handaya, S.I.Kom menjelaskan bahwa operasi tahun ini mengedepankan pendekatan edukatif dibandingkan penindakan semata. “Operasi Keselamatan Progo-2026 merupakan jenis operasi Harkamtibmas yang mengutamakan kegiatan simpatik, persuasif, dan humanis guna meningkatkan simpati masyarakat terhadap Polantas serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat,” ujarnya.
Sebanyak 190 personel diterjunkan dan terbagi dalam empat Satuan Tugas Operasi Reserse, ditambah Posko dan Anev untuk memastikan pelaksanaan berjalan terukur dan terpantau.
Dalam pelaksanaannya, Polres Gunungkidul mengintensifkan kegiatan preemtif melalui pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat. Edukasi dilakukan melalui pemasangan spanduk, banner, baliho, penyebaran leaflet, pembagian stiker, serta publikasi melalui media cetak, elektronik, dan media sosial. Selain itu, petugas juga melaksanakan coaching clinic atau binluh kepada kelompok masyarakat terorganisir terkait tata cara berlalu lintas yang berkeselamatan.
Tak hanya itu, kegiatan ramp check juga dilaksanakan bersama para pemangku kepentingan di terminal dan pool bus untuk memastikan kelayakan kendaraan angkutan umum. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya preventif guna menekan potensi kecelakaan akibat faktor teknis kendaraan.
Berdasarkan data resmi yang disampaikan Satlantas Polres Gunungkidul, terjadi peningkatan signifikan pada sejumlah indikator kegiatan dibandingkan Operasi Keselamatan Progo tahun 2025. Kegiatan preventif seperti pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli tercatat sebanyak 3.840 kegiatan pada 2026, meningkat 23 persen dari 3.608 kegiatan pada 2025.
Sementara itu, penindakan pelanggaran (gakkum) juga mengalami kenaikan dari 1.144 kegiatan pada 2025 menjadi 1.304 kegiatan pada 2026 atau naik 16 persen. Pada aspek preemtif, kegiatan penyuluhan lalu lintas melonjak menjadi 1.785 kegiatan, meningkat 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 1.053 kegiatan. Kegiatan penyebaran dan pemasangan media sosialisasi juga naik 64 persen, dari 883 kegiatan pada 2025 menjadi 1.270 kegiatan pada 2026.
Di sisi dukungan operasional (Ban Ops), jumlah kegiatan tercatat meningkat dari 130 kegiatan pada 2025 menjadi 195 kegiatan pada 2026 atau naik 75 persen.
AKP Priya Tri Handaya menegaskan bahwa peningkatan tersebut mencerminkan komitmen jajaran Polres Gunungkidul dalam mengedepankan edukasi dan pencegahan. “Melalui peningkatan kegiatan preventif, preemtif, dan dukungan operasional ini, kami berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat,” katanya.





















