Headline.co.id, Sumenep ~ Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia. Satuan Tugas TMMD dari Kodim 0827/Sumenep mengadakan sosialisasi mengenai rekrutmen prajurit TNI kepada masyarakat di Balai Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda tentang peluang, mekanisme, serta kesiapan yang diperlukan untuk menjadi prajurit TNI. Sosialisasi ini menghadirkan Danramil 0827/11 Pasongsongan, Achmad Suyanto, sebagai pemateri. Ia menjelaskan secara rinci persyaratan administrasi, tahapan seleksi, hingga pentingnya kesiapan fisik dan mental bagi calon peserta.
Achmad Suyanto menegaskan bahwa proses rekrutmen TNI dilakukan secara terbuka dan tanpa biaya, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. “Rekrutmen TNI dilaksanakan secara terbuka dan gratis. Jangan percaya kepada pihak yang menawarkan jalan pintas,” tegasnya.
Selain memberikan pemahaman teknis, kegiatan ini juga mendorong para pemuda desa untuk mempersiapkan diri sejak dini jika memiliki cita-cita menjadi prajurit. Disiplin, kesehatan, serta pembinaan karakter menjadi modal utama untuk menghadapi seleksi. “Persiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, dan membina disiplin. TNI membutuhkan generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut disambut antusias oleh masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi untuk mencegah praktik percaloan yang kerap memanfaatkan minimnya informasi terkait proses pendaftaran. Melalui program nonfisik TMMD ke-127, Kodim 0827/Sumenep berupaya memperluas peran pembinaan masyarakat desa, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas generasi muda sebagai aset pembangunan daerah dan pertahanan negara.



















