Headline.co.id, Bantul ~ Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan satu mobil terjadi di Jalan Parangtritis, Dusun Paker, Desa Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan satu korban lainnya mengalami luka ringan. Insiden terjadi diduga akibat kurangnya konsentrasi pengendara sepeda motor saat melaju dari arah selatan ke utara sehingga memicu tabrakan beruntun.
Data resmi disampaikan oleh Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kepada Headline.co.id. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat nomor polisi W-3726-FF, sepeda motor Yamaha Bison nomor polisi F-6340-ZG, dan mobil Honda Brio nomor polisi DK-1535-ABC.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Parangtritis, Dusun Paker, Mulyodadi, Bambanglipuro. Dalam kejadian tersebut terdapat satu korban meninggal dunia,” ujar Iptu Rita Hidayanto.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial SES (18), warga Kelurahan Tamanan, Kapanewon Banguntapan, Bantul. Ia merupakan pembonceng sepeda motor Honda Beat. Berdasarkan laporan kepolisian, korban mengalami cedera kepala berat (CKB) dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum dibawa ke RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Baca juga: Polres Bantul Tangkap 10 Pelaku Penyerangan Bersenjata Tajam di Jetis, Dua Ditahan
Sementara itu, pengendara Honda Beat berinisial FSP (18), juga warga Tamanan, Banguntapan, mengalami cedera kepala ringan (CKR) dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Adapun pengendara Yamaha Bison berinisial HG (20), mahasiswa asal Kelurahan Kamora Jaya, Kapanewon Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, tidak mengalami luka. Pemboncengnya, HDG (21), mahasiswa asal Timika Jaya, Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, juga dilaporkan selamat tanpa luka. Pengemudi Honda Brio berinisial AZ (44), pegawai swasta (BUMN) asal Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, turut dipastikan tidak mengalami luka.
Iptu Rita menjelaskan kronologi kejadian bermula saat Yamaha Bison melaju dari arah selatan ke utara. Pada saat bersamaan, dari arah belakang melaju Honda Beat. Diduga pengendara Honda Beat kurang berkonsentrasi ke arah depan dan jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak terhindarkan.
“Karena jarak sudah dekat dan kurang konsentrasi, Honda Beat menabrak Yamaha Bison di depannya. Sepeda motor tersebut kemudian terpental ke kanan,” jelasnya.
Pada waktu bersamaan, dari arah utara ke selatan melaju Honda Brio. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, mobil tersebut tidak sempat menghindar dan menabrak Honda Beat yang terpental hingga terseret kurang lebih 40 meter.
Dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi, yakni Nanda Fatu Rohman (23), buruh harian lepas asal Patalan, Jetis, Bantul, dan Yazid Fremas Prabowo (19), mahasiswa asal Parangtritis, Kretek, Bantul, turut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian guna memastikan rangkaian peristiwa berlangsung secara objektif dan akurat.
Dari sisi kerugian materiil, sepeda motor Yamaha Bison mengalami kerusakan berupa goresan pada bodi pojok kanan. Honda Beat mengalami kerusakan pada bodi depan yang tergores. Sementara Honda Brio mengalami kerusakan pada bodi depan dan pecahnya radiator. Total kerugian ditaksir sekitar Rp2.000.000.






















