Headline.co.id, Jakarta ~ Persaingan prosesor laptop kelas menengah kembali menghangat pada Februari 2026 dengan hadirnya AMD Ryzen 5 dan Intel Core i5 sebagai dua pilihan utama bagi pelajar, profesional, dan gamer kasual di Indonesia. Keduanya sama-sama menawarkan performa tinggi di rentang harga Rp6 jutaan hingga Rp17 jutaan. AMD Ryzen 5 dikenal unggul dalam performa multi-core dan grafis terintegrasi, sementara Intel Core i5 mengandalkan konfigurasi hybrid core dan efisiensi daya yang kompetitif. Lalu, siapa yang lebih unggul di segmen harga menengah dan untuk kebutuhan apa saja masing-masing prosesor lebih direkomendasikan?
Artikel ini merangkum perbandingan teknis berdasarkan varian populer di pasar, seperti AMD Ryzen 5 7535HS dan Intel Core i5-1240P, serta mengacu pada data spesifikasi resmi dan informasi pasar per Februari 2026.
Performa Multi-Core: Ryzen 5 Lebih Konsisten di Beban Berat
Pada segmen harga menengah, AMD Ryzen 5 umumnya hadir dengan konfigurasi 6 core dan 12 thread berkat teknologi Simultaneous Multithreading (SMT). Teknologi ini memungkinkan setiap inti fisik menjalankan dua thread sekaligus sehingga meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan multitasking berat.
Sebagai contoh, Ryzen 5 7535HS menawarkan konfigurasi 6 core / 12 thread dengan performa multi-threaded yang dalam sejumlah pengujian berada sekitar 10 persen lebih cepat dibandingkan Intel Core i5-1240P pada skenario tertentu.
Sementara itu, Intel Core i5-1240P menggunakan pendekatan hybrid core (Performance-core dan Efficient-core). Konfigurasi ini dirancang untuk menyeimbangkan performa dan efisiensi, namun pada beban kerja yang memanfaatkan banyak thread secara simultan, Ryzen 5 kerap menunjukkan keunggulan konsisten.
Dengan demikian, untuk kebutuhan seperti editing ringan, kompilasi kode, multitasking aplikasi perkantoran, hingga pekerjaan berbasis produktivitas berat, AMD Ryzen 5 cenderung lebih unggul.
Grafis Terintegrasi: Radeon 660M Lebih Powerful
Di sektor grafis terintegrasi, AMD kembali menonjol. Ryzen 5 generasi terbaru dibekali AMD Radeon 660M, yang dalam beberapa perbandingan performa disebut 20–30 persen lebih kuat dibandingkan Intel Iris Xe Graphics pada kelas yang sama.
Keunggulan ini terasa pada:
- Gaming ringan hingga menengah tanpa GPU diskrit
- Editing video ringan
- Desain grafis berbasis aplikasi kreatif standar
Sementara Intel Iris Xe tetap kompeten untuk kebutuhan visual sehari-hari, Radeon 660M pada Ryzen 5 memberikan ruang performa ekstra bagi pengguna laptop tipis dan ringan yang tidak dilengkapi kartu grafis tambahan.
Efisiensi Daya: Relatif Seimbang
Baik AMD Ryzen 5 maupun Intel Core i5 dirancang dengan proses manufaktur modern dan TDP yang kompetitif di kisaran 35W–45W, tergantung varian.
Ryzen 5 generasi 6000/7000 menggunakan proses 6 nm TSMC, sedangkan Intel Core i5 generasi ke-12 menggunakan fabrikasi yang juga efisien untuk kelas mobile.
Dalam praktiknya, efisiensi daya sangat bergantung pada konfigurasi laptop dan optimasi pabrikan. Secara umum, keduanya menawarkan daya tahan baterai yang layak untuk penggunaan mobile harian.
Dukungan Memori dan Teknologi
AMD Ryzen 5 generasi 5000 mendukung DDR4-3200 dan LPDDR4-4266 dengan PCIe 3.0, sementara generasi 6000/7000 telah mendukung DDR5-4800 dan LPDDR5-6400 serta PCIe 4.0.
Intel Core i5 di kelas serupa juga telah mendukung DDR5 dan PCIe generasi terbaru.
Dari sisi fitur konektivitas dan ekspansi, keduanya berada pada level yang relatif seimbang di segmen harga menengah.
Harga di Pasar Indonesia
Per Februari 2026, laptop dengan AMD Ryzen 5 maupun Intel Core i5 berada dalam rentang harga yang mirip, yakni sekitar Rp6.000.000 hingga Rp17.499.333, tergantung spesifikasi RAM, penyimpanan, dan fitur tambahan.
Untuk prosesor desktop standalone, Ryzen 5 berada di kisaran Rp1.200.000 hingga Rp4.250.000.
Artinya, faktor pembeda utama bukan lagi harga, melainkan kebutuhan penggunaan.
Siapa Lebih Unggul?
Berdasarkan perbandingan teknis di segmen harga menengah:
- Untuk multitasking berat dan performa multi-core: AMD Ryzen 5 lebih unggul.
- Untuk grafis terintegrasi tanpa GPU tambahan: AMD Ryzen 5 lebih kuat.
- Untuk efisiensi daya dan penggunaan harian ringan: Keduanya relatif seimbang.
Secara keseluruhan, AMD Ryzen 5 sering kali menawarkan rasio performa-harga yang lebih menarik, terutama bagi pengguna yang membutuhkan tenaga ekstra untuk produktivitas dan gaming ringan tanpa harus menambah kartu grafis diskrit.
Namun, Intel Core i5 tetap menjadi pilihan solid dengan performa stabil dan ekosistem luas.
Bagi konsumen di segmen harga menengah, keputusan terbaik adalah menyesuaikan pilihan prosesor dengan kebutuhan utama—apakah lebih fokus pada multitasking berat dan grafis terintegrasi, atau penggunaan umum dengan optimasi daya yang stabil.





















