Headline.co.id, Cilacap ~ Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cilacap bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cilacap mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun publikasi “Kabupaten Cilacap Dalam Angka 2026” serta Standar Pelayanan Publik BPS. Acara ini berlangsung di ruang rapat Diskominfo Cilacap pada Rabu, 11 Februari 2026.
Kepala Diskominfo Cilacap, Buddy Haryanto, menekankan pentingnya publikasi ini sebagai rujukan resmi bagi pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Data yang disajikan dalam publikasi tersebut menjadi dasar untuk perencanaan, penganggaran, dan evaluasi pembangunan daerah. “Cilacap Dalam Angka merupakan rujukan resmi bagi pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Data ini menjadi dasar perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi pembangunan daerah,” ujar Buddy Haryanto.
Buddy juga mengakui adanya tantangan dalam penyusunan data, seperti perbedaan indikator dan keterlambatan pengiriman data antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Oleh karena itu, menjaga akurasi dan sinkronisasi data menjadi penting dalam implementasi kebijakan Satu Data Indonesia.
Kepala BPS Kabupaten Cilacap, Suswandi, menyatakan bahwa publikasi “Cilacap Dalam Angka 2026” adalah bentuk komitmen untuk meningkatkan literasi statistik di daerah. Buku ini merupakan kompilasi data dari berbagai dinas dan instansi yang dihimpun serta diverifikasi bersama BPS, dan dijadwalkan terbit secara resmi pada 28 Februari 2026. “Publikasi ini diharapkan menjadi sumber data yang kredibel dan terpercaya bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Suswandi.
BPS juga memberikan apresiasi kepada dinas, OPD, dan instansi yang telah berkontribusi dalam penyediaan data, sehingga ketersediaan statistik daerah dapat terjaga dengan baik. Selain penyusunan publikasi, BPS Kabupaten Cilacap terus mendorong peningkatan layanan data melalui inovasi digital SICANTIK CIVA dan CIVA (Cilacap Virtual Assistant). Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengakses indikator statistik secara cepat, mudah, dan responsif sesuai kebutuhan.
Melalui sinergi yang kuat Diskominfo, BPS, dan seluruh perangkat daerah, diharapkan kualitas data pembangunan di Kabupaten Cilacap semakin akurat, terintegrasi, dan mampu mendukung pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.























