Headline.co.id, Singkawang ~ Kecamatan Singkawang Barat mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Kantor Kelurahan Pasiran, Kamis (5/2/2026). Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, yang menekankan pentingnya Musrenbang dalam memastikan pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dwi Yanti menyatakan bahwa forum ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan ide secara langsung. “Untuk kita semua yang hadir, Forum ini menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan secara langsung, jadi harus dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya. Melalui Musrenbang, pemerintah dan masyarakat dapat bersama-sama menggali potensi wilayah serta merumuskan langkah konkret guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Singkawang Barat.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan elemen masyarakat lainnya, untuk berpartisipasi aktif agar Musrenbang menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan. Berdasarkan usulan yang diterima, sektor infrastruktur dasar mendominasi dengan 123 dari total 164 usulan. Usulan tersebut berasal dari Kelurahan Pasiran (41 usulan), Kelurahan Melayu (27 usulan), Kelurahan Tengah (10 usulan), dan Kelurahan Kuala (45 usulan).
“Dari keseluruhan usulan yang masuk, sebagian besar masih menyasar pada peningkatan infrastruktur dasar. Hal ini mencerminkan kebutuhan yang harus menjadi perhatian,” katanya. Dwi Yanti menjelaskan bahwa Kecamatan Singkawang Barat adalah wilayah perkotaan dengan peran strategis dalam mendukung pembangunan Kota Singkawang, didominasi oleh permukiman serta aktivitas perdagangan dan jasa yang tinggi.
“Aksesibilitas dan mobilitas penduduk yang tinggi menjadikan Kecamatan Singkawang Barat sebagai bagian penting dari dinamika sosial dan ekonomi perkotaan, itulah tantangan kita bersama,” tambahnya. Oleh karena itu, ia menekankan agar setiap usulan kegiatan benar-benar berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, bersifat inklusif, dan memberikan manfaat luas bagi publik.
Dwi Yanti berharap hasil Musrenbang ini dapat selaras dengan prioritas pembangunan, menghasilkan keputusan dan kesepakatan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. “Semoga Musrenbang ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan perencanaan pembangunan yang optimal dan berdampak positif bagi kita semua,” tutupnya.





















