Headline.co.id, Lamongan ~ Sebanyak 200 becak listrik telah resmi diserahkan kepada para pengemudi becak di Kabupaten Lamongan. Acara penyerahan berlangsung di Pendopo Lokatantra, dan bantuan ini merupakan inisiatif dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Program ini bertujuan untuk memodernisasi transportasi rakyat.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang dikenal dengan sapaan Pak Yes, menyatakan apresiasinya atas bantuan tersebut. Menurutnya, kehadiran becak listrik ini tidak hanya meringankan beban fisik para pengemudi, terutama yang sudah lanjut usia, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga dan mengurangi angka kemiskinan. “Apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami, khususnya pengemudi becak, sekaligus menjadi ikon baru pariwisata ramah lingkungan,” ujar Pak Yes dalam siaran persnya pada Rabu, 4 Februari 2026.
Selain manfaat ekonomi, becak listrik ini juga mendukung sektor pariwisata berkelanjutan. Dengan nol emisi dan bebas kebisingan, becak listrik dianggap cocok untuk digunakan di kawasan wisata, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk memantau operasional dan perawatan becak listrik ini. Penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga direncanakan untuk memastikan keberlanjutan penggunaan becak listrik.
Firman Dahlan, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha GSN, menegaskan bahwa program ini merupakan bantuan pribadi dari Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak. Secara teknis, becak listrik ini memiliki kecepatan maksimal 15 km/jam demi keamanan, mampu menempuh jarak hingga 40 km sekali pengisian daya, serta ramah lingkungan tanpa emisi karbon. Kategori penerima bantuan adalah pengemudi becak kayuh yang berusia di atas 55 tahun.






















