Headline.co.id, Tanah Merah ~ Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kampung Langgoan di Distrik Iniyandit, Kabupaten Boven Digoel, mengadakan dialog dengan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Atap Distrik Iniyandit, Paulus Allolinggi, pada Senin (2/2/2025). Dialog ini bertujuan untuk meningkatkan perhatian terhadap layanan pendidikan di wilayah tersebut.
Dalam dialog tersebut, dibahas kondisi nyata sekolah dan berbagai kebutuhan mendesak yang memerlukan dukungan dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Paulus Allolinggi menyampaikan bahwa kondisi bangunan SMP Negeri 1 Atap Distrik Iniyandit saat ini sudah tidak layak dan memerlukan perhatian serius. Selain itu, keterbatasan fasilitas rumah guru masih menjadi kendala utama dalam penyelenggaraan pendidikan.
“Selama ini guru belum dapat menetap di lingkungan sekolah karena belum tersedianya rumah tinggal yang memadai,” ungkap Paulus Allolinggi. Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, pihak sekolah bersyukur atas penambahan tenaga pendidik berstatus PNS pada tahun 2026. Dengan tambahan tersebut, kebutuhan guru di SMP Negeri 1 Atap Distrik Iniyandit dinilai sudah cukup lengkap untuk mendukung proses belajar mengajar.
Namun, sekolah masih memerlukan dukungan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran, seperti kursi, meja, dan lemari sekolah. Ketersediaan jaringan internet juga menjadi kebutuhan penting, termasuk dukungan layanan Starlink untuk menunjang administrasi sekolah dan aktivitas pembelajaran berbasis digital.
Melalui dialog yang difasilitasi oleh KIM Kampung Langgoan ini, diharapkan berbagai kendala dan kebutuhan SMP Negeri 1 Atap Distrik Iniyandit dapat menjadi perhatian bersama, khususnya bagi pihak terkait, demi mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kampung Langgoan dan Distrik Iniyandit ke depan. (MC Boven Digoel/Carukh)






















