Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya memulai Operasi Keselamatan Jaya 2026 dengan pendekatan edukatif dan humanis yang menyasar pelajar dan pengguna transportasi publik. Operasi ini berlangsung di berbagai lokasi strategis, termasuk SMA Negeri 91 Jakarta dan Stasiun Juanda, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Komarudin, menjelaskan bahwa operasi ini menekankan sosialisasi dan edukasi sebagai langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat tentang keselamatan di jalan raya. “Pendekatan humanis dan komunikatif kami terapkan untuk memperkuat pemahaman keselamatan di jalan raya. Pelajar, pengguna transportasi publik, serta masyarakat umum kami berikan edukasi langsung mengenai pentingnya perilaku tertib berlalu lintas guna menekan risiko kecelakaan,” ujarnya pada Senin (2/2/26).
Kombes Pol. Komarudin menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat, termasuk pelajar, dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas. Edukasi yang menyasar lingkungan sekolah dan ruang publik dianggap efektif untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Edukasi di sekolah dan area publik menjadi upaya strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas,” ungkapnya.
Operasi Keselamatan Jaya 2026 direncanakan berlangsung hingga pertengahan Februari dan dilaksanakan di sejumlah titik strategis. Sasaran utama operasi ini adalah pelajar, pengguna transportasi publik, serta masyarakat umum, dengan harapan dapat menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah hukum Polda Metro Jaya.





















