Headline.co.id, Kulon Progo ~ Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah truk tractor head dan sepeda motor terjadi di Jalan Kawasan Industri, Dusun Pereng, Kalurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulonprogo, pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Insiden ini mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dengan tingkat cedera berbeda dan harus mendapatkan perawatan medis. Peristiwa tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepolisian Resor Kulonprogo melalui Kasi Humas IPTU Sarjoko. Saat ini, kasus kecelakaan masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Kulonprogo IPTU Sarjoko menjelaskan, kecelakaan melibatkan Truck Tractor Head bernomor polisi B 9241 SEI dengan sepeda motor Honda Supra Fit X bernomor polisi AB 2508 RN. Peristiwa terjadi saat kendaraan truk melaju dari arah utara menuju selatan di kawasan industri tersebut.
“Truk tractor head yang dikemudikan oleh saudara K melaju dari utara ke selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, truk menabrak sepeda motor yang berada di depannya, kemudian pengemudi membanting setir ke kanan hingga kendaraan terperosok ke jurang sedalam kurang lebih dua meter,” ujar IPTU Sarjoko saat dikonfirmasi Headline.co.id.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk berinisial K, laki-laki berusia 48 tahun asal Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengalami cidera kepala ringan dan harus menjalani perawatan di RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo. Sementara itu, penumpang truk berinisial I, laki-laki berusia 20 tahun, juga asal Purwokerto, mengalami luka patah tangan, cidera leher, serta cidera kepala ringan.
Sementara pengendara sepeda motor Honda Supra Fit X berinisial PN, perempuan berusia 29 tahun asal Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, mengalami sejumlah luka, di antaranya lecet pada tangan dan kaki serta patah terbuka pada engkel kaki kiri. Korban juga dirawat di RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Selain korban luka, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan pada sepeda motor, antara lain pecahnya lampu belakang, slebor belakang, serta lecet pada bodi sebelah kiri. Berdasarkan pendataan awal, kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp15 juta.























