Headline.co.id, Ungaran ~ Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, secara resmi mengukuhkan pengurus Karang Taruna Kabupaten Semarang untuk periode 2025–2030. Acara pengukuhan tersebut berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, pada Minggu (1/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Ngesti Nugraha menekankan pentingnya fokus program kerja Karang Taruna pada pemberdayaan ekonomi kreatif bagi pemuda. Ia juga menggarisbawahi perlunya pendampingan dalam pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola oleh generasi muda. “Potensi UMKM yang dikelola generasi milenial sangat besar. Dampingi pemasaran mereka agar bisa menembus pasar ekspor,” tegas Ngesti.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Bupati meminta agar pengurus Karang Taruna memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan daerah. Hal ini mencakup unsur eksekutif, legislatif, hingga pihak swasta, guna membangun sinergi yang kuat dalam pelaksanaan program kerja.
Selain fokus pada pemberdayaan ekonomi, Karang Taruna juga diharapkan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ini termasuk penanganan bencana, pengentasan kemiskinan, serta pemberian stimulus bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Bupati juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Pengurus Karang Taruna Kabupaten Semarang periode 2025–2030 dipimpin oleh Lugud Endro Susilo. Struktur kepengurusan ini dilengkapi dengan dua wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta 11 bidang, di antaranya pengembangan sumber daya, lingkungan hidup dan kepariwisataan, ekonomi skala kecil dan koperasi, sosial kemasyarakatan, hukum, advokasi dan HAM, serta bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Setelah dikukuhkan, Lugud Endro Susilo menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pemberdayaan pemuda di bidang kewirausahaan dan ekonomi kreatif. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi akan menjadi bagian penting dalam mendukung program tersebut. “Kami akan membuka diri dan bekerja sama dengan semua pihak untuk membangun ekosistem pemberdayaan pemuda yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Jawa Tengah, Gede Ananta Wijaya Putra, mengingatkan bahwa Karang Taruna memiliki ruang gerak luas di berbagai lini kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta pengurus menyusun program kerja yang adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman. “Libatkan juga perguruan tinggi untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan program kerja,” pungkasnya.



















