Headline.co.id, Muara Enim ~ Kabupaten Muara Enim berhasil meraih penghargaan atas keberhasilan dalam mengimplementasikan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan karena Muara Enim sukses menerapkan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sepenuhnya melalui platform terintegrasi nasional tersebut. Prestasi ini menjadi bagian dari proyek percontohan yang melibatkan Provinsi Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang pada Kamis (29/1/2026) oleh Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Yulius. Acara ini juga mengapresiasi 15 kabupaten/kota lain di wilayah Sumsel dan Bangka Belitung yang konsisten dalam implementasi sistem ini.
Sekretaris Daerah Yulius menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diterima. Ia menegaskan bahwa penghargaan dari Bank Sumsel Babel ini merupakan pengakuan atas upaya membangun sistem pengelolaan keuangan dan aset daerah yang berlandaskan transparansi, akuntabilitas, dan integrasi nasional. Keberhasilan penyaluran gaji ASN melalui SIPD RI disebutnya sebagai bukti nyata dari komitmen tersebut.
Lebih lanjut, Yulius menjelaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah, dengan peran penting dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) dan kolaborasi erat dengan Bank Sumsel Babel sebagai mitra strategis. Meski demikian, ia mengimbau seluruh pihak di lingkungan Pemkab Muara Enim untuk tidak berpuas diri. Penghargaan ini harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dan optimalisasi pemanfaatan SIPD RI.
Tujuan dari upaya ini adalah agar pelayanan yang diberikan kepada ASN dan seluruh lapisan masyarakat dapat semakin prima, efisien, dan terpercaya. Keberhasilan Kabupaten Muara Enim dalam proyek percontohan ini tidak hanya menjadi tolok ukur kesiapan daerah dalam menyambut transformasi digital pemerintahan, tetapi juga memperkuat fondasi tata kelola keuangan yang sehat dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.

















