Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya dalam mendukung penyediaan dan pemenuhan guru untuk Sekolah Rakyat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyatakan pada Rabu (28/1/2026) bahwa Sekolah Rakyat merupakan langkah berani negara untuk mengubah nasib anak bangsa. Ia memastikan bahwa secara akademik, Sekolah Rakyat telah beroperasi sesuai dengan kurikulum yang disiapkan oleh pemerintah.
Para guru yang bertugas di Sekolah Rakyat mendapatkan pelatihan khusus yang disesuaikan dengan kurikulum multi-entry dan multi-exit yang diterapkan. Dengan demikian, proses pembelajaran di Sekolah Rakyat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan latar belakang siswa yang beragam. Kemendikdasmen juga mendukung penguatan kapasitas kepala sekolah dan guru melalui program pelatihan yang dilaksanakan bersama Kementerian Sosial.
Kepala sekolah mendapatkan pembekalan khusus, sementara sebagian besar guru yang merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) siap diterjunkan dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Sekolah Rakyat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri. Program ini dirancang untuk anak-anak yang sempat terputus dari layanan pendidikan formal agar dapat kembali memperoleh hak belajar secara layak dan bermutu.
Kemendikdasmen bersama kementerian terkait memastikan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat akan berjalan sejalan dengan sekolah umum yang berada dalam kewenangan kementerian agar berkelanjutan, inklusif, dan berkualitas. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang membutuhkan pendidikan berkualitas,” tutup Abdul Mu’ti.























