Headline.co.id, Bantul ~ Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak di area Gumuk Pasir Grogol IX, Parangtritis, Kretek, Bantul, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Penemuan tersebut pertama kali diketahui warga saat beraktivitas di sekitar lokasi. Polisi memastikan identitas korban berinisial HM, seorang pria berusia sekitar 60 tahun asal Jakarta Timur, setelah dilakukan pemeriksaan Inafis. Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian untuk pendalaman penyebab kematian.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan laporan penemuan mayat diterima dari warga yang menemukan korban dalam kondisi tergeletak di semak-semak rumput di kawasan gumuk pasir. Petugas Polsek Kretek kemudian berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Bantul serta tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
“Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area Gumuk Pasir Grogol IX Parangtritis. Setelah dilakukan identifikasi menggunakan alat Inafis portable system dan pencocokan manual sidik jari, korban diketahui berinisial HM,” kata Iptu Rita Hidayanto kepada headline.co.id.
Peristiwa bermula saat saksi pertama, Marno (50), warga Grogol VII Parangtritis, tengah mencari rumput di sekitar gumuk pasir pada pagi hari. Ia melihat seorang laki-laki tergeletak di semak-semak dan tidak bergerak. Saksi kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada saksi kedua, Rodhiva Wahyu (25), anggota SAR Parangtritis, sebelum menghubungi petugas Polsek Kretek.
Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara. Selanjutnya, Polsek Kretek menghubungi Tim Inafis Polres Bantul serta Puskesmas Kretek untuk pemeriksaan awal terhadap korban.
Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan di lokasi, antara lain Inafis Polres Bantul, Pamapta III, Dokkes Polres Bantul, anggota Polsek Kretek, Dit Polairud Polda DIY, Koramil Kretek, Puskesmas Kretek, PMI Bantul, serta SAR Parangtritis.
Hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin Aiptu Purwanto menunjukkan korban berjenis kelamin laki-laki dengan posisi terlentang, kedua kaki menekuk. Korban mengenakan celana pendek hitam, kaos dalam putih, serta kaos luar berkerah biru dalam kondisi tersingkap. Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka dan lebam, antara lain lebam di sekitar bola mata, luka di pelipis kanan sekitar 4 sentimeter, luka di pangkal hidung sekitar 1,5 sentimeter, lebam di sekitar mulut kiri, luka sobek pada daun telinga kiri sekitar 1,5 sentimeter dan telinga kanan sekitar 2 sentimeter, rahang kiri bengkak, serta lebam di bagian leher depan. Tinggi badan korban sekitar 160 sentimeter.
Pemeriksaan medis dari Puskesmas Kretek yang dilakukan oleh Dokter Nungki Arinita juga menguatkan temuan tersebut. Dokter memperkirakan usia korban sekitar 60 tahun dan telah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan. Posisi tubuh korban saat diperiksa terbaring terlentang dengan kedua kaki menekuk di bagian lutut dan kedua tangan tertekuk di dada.
Korban diketahui berinisial HM, berprofesi sebagai karyawan swasta, dan berdomisili di wilayah Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, DKI Jakarta.
Iptu Rita menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penyebab kematian korban. “Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di lapangan untuk memastikan penyebab kematian,” ujarnya.






















