Headline.co.id, Tapanuli Selatan ~ Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan kepedulian mereka terhadap masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada Sabtu, 24 Januari 2025, mereka terlibat langsung dalam pembangunan Hunian Sementara (HUNTARA) bagi warga yang terkena dampak bencana tersebut.
Dalam kegiatan ini, personel Brimob bekerja sama dengan TNI untuk membangun rumah kopel hunian sementara dan membersihkan area sekitar posko. Di bawah pimpinan Danton II Kompi 2/C Sat Brimob Polda Sumut, IPDA Andrico P. Sembiring, S.H., mereka tidak hanya menjalankan tugas pengamanan tetapi juga terlibat dalam pekerjaan fisik, sehingga proses pembangunan dapat berlangsung lebih cepat dan tertib.
Kehadiran personel Brimob di lokasi memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para pekerja serta masyarakat sekitar. Hal ini juga menjadi motivasi bagi warga terdampak dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana. Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyatakan bahwa keterlibatan Brimob dalam pembangunan hunian sementara ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Personel Brimob hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu langsung masyarakat agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” ungkap Kombes Pol Ferry Walintukan. Ia menegaskan bahwa Polri melalui Polda Sumut akan terus bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung upaya pemulihan pascabencana.
Hingga saat ini, pembangunan hunian sementara telah memasuki tahap awal dengan lima unit rumah kopel yang dibangun di atas lahan seluas kurang lebih dua hektare. Pembangunan ini akan dilanjutkan secara bertahap sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan ini, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan bekerja bersama masyarakat, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam proses pemulihan demi mengembalikan kehidupan yang aman, layak, dan bermartabat.






















