Headline.co.id, Bantul ~ Dua warga ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Cangkring , Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, sekitar pukul 01.30 WIB. Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah tetangga mendengar teriakan dan tangisan dari dalam rumah korban. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban berdasarkan pemeriksaan awal. Penanganan dilakukan oleh jajaran Polsek Jetis bersama Tim Identifikasi Polres Bantul dan tenaga kesehatan setempat.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan secara tertulis kepada Headline.co.id bahwa korban berjumlah dua orang, yakni S (67), perempuan, dan I (41), laki-laki, yang sama-sama beralamat di Sumberagung, Jetis, Bantul. Keduanya diketahui berprofesi sebagai buruh harian lepas.
“Peristiwa terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 01.30 WIB di Cangkring Sumberagung Jetis. Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan dalam kondisi tidak bergerak di dalam rumah,” tulis Iptu Rita Hidayanto dalam keterangannya kepada Headline media.
Kronologi bermula ketika saksi Karsiyah (42), warga setempat, mendengar teriakan dan tangisan dari rumah korban. Ia kemudian membangunkan suaminya, Pungkas Widodo (45). Keduanya mendatangi rumah korban dan masuk ke kamar tidur.
Di dalam kamar, saksi melihat korban S dalam kondisi lemas sedang memeluk korban I yang sudah tidak bergerak di atas ranjang. Melihat kondisi tersebut, Pungkas Widodo berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga kemudian berdatangan dan memindahkan korban S ke tempat tidur lain di luar kamar.
“Korban kedua (I) saat diperiksa sudah tidak bergerak dan diduga meninggal dunia. Sementara korban pertama (S) masih sempat bernafas dalam kondisi lemas, namun sekitar 10 menit kemudian juga tidak bergerak dan diduga meninggal dunia,” jelas Iptu Rita.
Warga selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada Bhabinkamtibmas Kalurahan Sumberagung dan Polsek Jetis. Petugas kepolisian bersama Tim Identifikasi Polres Bantul, Puskesmas Jetis 2, serta PMI Kabupaten Bantul segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.
Menurut keterangan anak kedua korban, Iswanti (44), di rumah tersebut dihuni oleh empat orang, yakni korban S, korban I, suami korban yang menderita stroke, serta anak pertama yang juga mengalami stroke. Iswanti juga menyampaikan bahwa ibunya, korban S, telah lama memiliki riwayat penyakit jantung.
“Saksi menjelaskan bahwa pada Jumat sore, sekitar pukul 17.00 WIB, dirinya masih sempat menjenguk ibu dan berbincang dengan adiknya di rumah tersebut,” kata Iptu Rita mengutip keterangan saksi.
Hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Bantul bersama tenaga medis dari Puskesmas Jetis 2 tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. Di dalam rumah korban juga ditemukan sejumlah obat-obatan, antara lain obat hipertensi, diabetes, dan obat jantung, yang menguatkan dugaan adanya riwayat penyakit.
“Dari hasil pemeriksaan, korban pertama diduga meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit jantung. Sedangkan korban kedua diduga memiliki riwayat penyakit turunan dari kedua orang tuanya. Di sekitar tempat tidur korban juga ditemukan minyak angin serta botol untuk menyeka atau kompres badan,” tulis Iptu Rita.
Setelah proses pemeriksaan selesai sekitar pukul 03.30 WIB, Kapolsek Jetis menyerahkan jenazah kedua korban kepada pihak keluarga. Penyerahan tersebut disaksikan oleh Ketua RT setempat, Lilik Kadarisma, serta tokoh masyarakat.





















