Headline.co.id, Bantul ~ Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Vario dan sebuah light truck terjadi di Jalan Parangtritis, tepatnya di depan Perum Alam Citra, Dusun Cabeyan, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Jumat (23/1/2025) sekitar pukul 03.15 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat dan satu korban lainnya mengalami luka berat. Informasi kejadian ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, kepada Headline.co.id secara tertulis.
Peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB 4265 UK melaju dari arah selatan menuju utara. Pada saat bersamaan, sebuah light truck bernomor polisi AD 9160 DG melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang terlalu dekat dan kondisi kendaraan roda dua yang diduga kehilangan kendali, kecelakaan tidak dapat dihindari.
Iptu Sarjoko menjelaskan bahwa pengendara sepeda motor mengalami luka cukup serius. “Pengendara sepeda motor mengalami patah tulang pada kaki dan tangan serta cedera kepala berat, saat ini dirawat di RSUD Panembahan Senopati Bantul,” tulisnya dalam keterangan resmi.
Sementara itu, pembonceng sepeda motor dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Menurut keterangan polisi, satu korban terpental ke badan jalan, sedangkan korban lainnya terseret hingga masuk ke kolong kendaraan truk.
Dari pihak kendaraan roda empat, pengemudi light truck berinisial MF, usia 26 tahun, warga Sanan Kulon, Blitar, Jawa Timur, mengalami luka lecet di kaki kanan dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kernet berinisial S, usia 42 tahun, asal Durenan, Trenggalek, Jawa Timur, tidak mengalami luka.
Kronologi kejadian menunjukkan bahwa sepeda motor melaju dengan posisi zigzag atau kehilangan kendali. Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang light truck. Sopir truk sempat berupaya menghindar ke arah kanan, namun karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
“Motor melaju dalam kondisi tidak stabil atau zigzag. Sopir truk sudah berusaha menghindar, tetapi jarak terlalu dekat sehingga benturan tetap terjadi,” ungkap Iptu Sarjoko.
Proses evakuasi korban dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bantul, Damkar Kabupaten Bantul, PMI Kabupaten Bantul, serta relawan. Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Dari sisi kerugian materi, sepeda motor Honda Vario dilaporkan mengalami kerusakan berat atau ringsek, sementara light truck mengalami kerusakan pada bagian depan. Total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp6.000.000.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat berkendara pada dini hari, menjaga konsentrasi, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan. Langkah ini penting guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut guna memastikan faktor penyebab kecelakaan secara menyeluruh dan menjaga akurasi informasi sesuai prinsip kode etik jurnalistik.



















