Headline.co.id, Jogja ~ Seorang pria berinisial NJP (23), warga Gamping, Sleman, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di Jl Kahar Muzakir No.2, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (22/1/2026) pagi. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petugas kebersihan DLH saat menyapu jalan sekitar pukul 05.30 WIB di sisi timur SMP 8 Yogyakarta. Polisi memastikan korban meninggal murni akibat gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Gandung Harjunadi, S.H., menyampaikan bahwa laporan diterima dari Babinkamtibmas Terban setelah saksi menginformasikan adanya temuan tersebut. Petugas Polsek Gondokusuman segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal bersama Unit Ident Polresta Yogyakarta dan PMI Kota Yogyakarta.
“Anggota Polsek Gondokusuman mendatangi TKP orang gantung diri di Jl Kahar Muzakir No.2, Terban, Gondokusuman, Yogyakarta. Setelah memastikan kondisi korban, petugas memanggil Unit Ident dan PMI untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Gandung Harjunadi dalam keterangan tertulis kepada headline.co.id.
Gandung menuturkan, Berdasarkan kronologi, saksi pertama bernama Sopiyan (35), pegawai DLH asal Sleman, melihat seorang pria tergantung di atas pohon saat sedang menyapu jalan. Ia kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada petugas keamanan SMP 8 Yogyakarta, Anton (44), warga Bantul. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada Babinkamtibmas Terban, Aiptu Triroso, yang kemudian menghubungi piket Polsek Gondokusuman sekitar pukul 06.00 WIB.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi memastikan kebenaran laporan tersebut dan melakukan pengamanan tempat kejadian perkara. Proses identifikasi dilakukan oleh Unit Ident Polresta Yogyakarta bersama PMI Kota Yogyakarta untuk mengetahui identitas korban dan penyebab kematian.
AKP Gandung Harjunadi menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa korban meninggal akibat gantung diri menggunakan tali rafia berwarna hitam yang diikatkan pada pohon dan dililitkan ke leher korban. “Dari hasil pemeriksaan sementara, korban a.n. NJP (23) meninggal karena gantung diri. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur untuk menjaga akurasi data dan kepastian penyebab kematian








