Headline.co.id, Kupang ~ Kupang. Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan komitmennya dalam mendukung transparansi pengelolaan keuangan negara. Pernyataan ini disampaikan setelah berlangsungnya Entry Meeting pemeriksaan laporan keuangan Polri untuk tahun anggaran 2025. Acara tersebut dihadiri secara daring dan luring oleh Irwasum Polri, Kabareskrim, PJU Mabes Polri, serta jajaran Kapolda dari seluruh Indonesia. Dalam arahannya, Bapak Sarjono dari BPK RI menekankan bahwa pemeriksaan ini adalah amanat dari UUD 1945 dan UU Keuangan Negara, di mana BPK bertugas menguji pengelolaan serta tanggung jawab keuangan negara yang hasilnya akan dilaporkan kepada DPR RI.
Target akhir dari pemeriksaan ini adalah pemberian Opini, di mana Polri telah menunjukkan prestasi dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 13 kali berturut-turut. Untuk mempertahankan predikat tersebut, BPK RI menekankan empat kriteria utama yaitu kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI), dan kecukupan pengungkapan informasi keuangan secara transparan. Irwasum Polri menegaskan kepada seluruh jajaran, termasuk Polda NTT, untuk menyiapkan diri dan dukungan data sebagai instrumen penting pertanggungjawaban.
Kapolda NTT menindaklanjuti arahan ini dengan menginstruksikan para Kasatker untuk memastikan setiap rupiah anggaran dikonversi menjadi output dan outcome yang nyata bagi masyarakat. “Kami berkomitmen untuk memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., pada Senin (19/1/26).
Di tengah penguatan sistem manajemen risiko dan audit internal ini, Polda NTT juga tengah menyiapkan peluncuran buku yang akan mengisahkan dedikasi personel di lapangan, mulai dari penanganan bencana hingga pengabdian sosial yang dibiayai oleh anggaran negara secara efektif dan tepat sasaran. “Buku ini akan menjadi bukti bahwa Polri yang akuntabel secara administrasi juga mampu tampil humanis secara aksi,” jelas Kombes Pol. Henry Novika Chandra.
Dengan dukungan penuh terhadap proses pemeriksaan BPK RI dan rencana penerapan Perkap Manajemen Risiko, Polda NTT optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sinergi kepatuhan aturan dan inovasi komunikasi melalui buku tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai garda terdepan penjaga Kamtibmas di Bumi Flobamora.





















