Headline.co.id, Jogja ~ Yogyakarta memiliki beragam wisata baru di Jogja yang menarik dikunjungi saat libur sekolah, khususnya bagi keluarga yang ingin mengajak anak-anak berlibur. Destinasi ini menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari panorama alam, spot foto Instagramable, wisata edukasi satwa, hingga kuliner dengan pemandangan ikonik. Lokasi wisata tersebar di Sleman, Bantul, dan Gunungkidul dengan harga tiket yang relatif terjangkau. Kehadiran tempat-tempat ini memberi alternatif liburan yang aman, informatif, serta relevan dengan kebutuhan wisata keluarga.
Berikut daftar wisata baru di Jogja yang dapat menjadi referensi liburan sekolah.
1. HeHa Forest – Wisata Alam dan Spot Foto di Kaki Merapi
HeHa Forest merupakan destinasi wisata bertema alam yang dibuka pada 17 April 2023. Lokasinya berada di Jalan Kaliurang KM 22, Banteng, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman.
Daya tarik utama HeHa Forest terletak pada beragam spot foto Instagramable, seperti Bridge Me to The Moon, Gate of Fantasy, Evergreen Park, Forest Falls, hingga Bamboo Tower. Salah satu spot favorit adalah Bridge Me to The Moon yang menghadirkan replika bulan purnama sebagai latar foto.
Selain berfoto, pengunjung dapat mengikuti Lava Tour Merapi dan menikmati kuliner di Forest Resto. Anak-anak juga dapat bermain bersama sekitar 100 ekor kelinci di Bunny Zone. Harga tiket masuk sebesar Rp 20.000 per orang, belum termasuk biaya spot foto tertentu.
2. Obelix Village – Wisata Keluarga Bertema Pedesaan
Obelix Village dibuka pada 15 Oktober 2022 dan berlokasi di Krandon, Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman. Destinasi ini mengusung konsep wisata keluarga bernuansa pedesaan.
Mengutip Headline.co.id, fasilitas yang tersedia meliputi flower garden, restoran, kolam ikan, area berkuda, river deck, serta mini zoo. Koleksi satwa di mini zoo antara lain burung, kuda, bebek, angsa, merak, kambing, kelinci, hingga ular.
Tiket masuk Obelix Village dibanderol Rp 20.000 per orang dan dapat digunakan untuk berkeliling di seluruh area wisata.
3. The Lost World Farm – Wisata Bernuansa Belanda di Lereng Merapi
The Lost World Farm merupakan tempat wisata baru yang berada di lereng Gunung Merapi dan diresmikan pada 17 Februari 2024. Destinasi ini menawarkan pengalaman unik dengan memadukan bangunan khas Belanda, panorama alam, serta beragam aktivitas interaktif yang ramah keluarga.
Pengunjung dapat menikmati sejumlah aktivitas, seperti berfoto menggunakan pakaian Belanda, bermain kano, melihat dan memberi makan hewan, menikmati pemandangan lereng Merapi, serta berfoto di area bangunan tematik bergaya Eropa. Konsep ini memberikan pengalaman wisata edukatif sekaligus rekreatif, khususnya bagi anak-anak.
Pengelola menetapkan harga tiket masuk sebesar Rp 30.000 per orang, dengan jam operasional setiap hari pukul 07.00–18.00 WIB. Lokasinya berada di Petung, Kepuharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
4. La Li Sa Farmer’s Village – Nuansa Pedesaan Eropa
La Li Sa Farmer’s Village dibuka pada 9 Desember 2022 di Jalan Wates Km 14, Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul. Destinasi ini mengusung konsep pedesaan Eropa dengan replika landmark seperti kincir angin, taman ala Italia, European Terrace, gudang ala Belanda, dan gypsy wagon.
Berada di lahan sekitar 1,5 hektare, kawasan ini menyajikan pemandangan hamparan sawah yang menjadi daya tarik utama untuk fotografi. Pengunjung dapat menikmati makanan dan minuman di restoran dan coffee shop. Tiket masuk berlaku dengan minimal transaksi Rp 25.000.
5. Little Tokyo – Sensasi Jepang di Perbukitan Bantul
Little Tokyo berlokasi di Gunung Cilik, Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul dan dibuka sejak 18 Desember 2021. Destinasi ini menghadirkan suasana Jepang lengkap dengan restoran dan resort.
Wisatawan dapat menikmati panorama tiga gunung, yaitu Merapi, Merbabu, dan Sumbing, sambil bersantap menu khas Jepang, Nusantara, maupun western. Tiket masuk spot foto dibanderol Rp 30.000 per orang.
6. Puncak Segoro – Panorama Laut dari Atas Tebing
Puncak Segoro berada di Desa Girikerto, Kabupaten Gunungkidul dan mulai beroperasi sejak pertengahan 2019. Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan laut selatan dari ketinggian.
Mengutip Headline.co.id, wisatawan dapat bersantai, berfoto, serta menikmati kuliner dengan latar laut lepas. Harga tiket masuk Rp 50.000 per orang dan dapat ditukar dengan makanan dan minuman senilai Rp 25.000. Jam buka mulai pukul 08.30 WIB hingga 17.00 WIB.
7. Obelix Hills – Sunset on The Rock
Obelix Hills masih berada dalam satu manajemen dengan Obelix Village dan dibuka untuk umum sejak 2021. Lokasinya berada di Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.
Destinasi ini menawarkan panorama Kota Yogyakarta dari ketinggian dengan tagline “sunset on the rock”. Tersedia sekitar 30 spot foto, termasuk Eagle Nest yang memberikan sensasi berada di atas jaring tali.
8. Embung Grigak – Wisata Alam Tepi Laut
Embung Grigak terletak di Petung, Kelurahan Giriwungu, Kepanewon Panggang, Gunungkidul dan diresmikan pada 2021. Keunikan embung ini adalah lokasinya yang berada di tepi laut.
Mengutip Headline.co.id, pengunjung dapat berfoto dengan latar belakang embung sekaligus lautan lepas. Lokasi ini juga menjadi titik favorit untuk menikmati matahari terbenam.
9. Suwatu By Mil & Bay – Wisata Kuliner Bernuansa Bali
Suwatu By Mil & Bay berada di Sumberwatu, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman dan dibuka sejak 2020. Destinasi ini mengusung konsep Bali dari sisi desain dan atmosfer.
Pengunjung dapat menikmati panorama Candi Prambanan, Gunung Merapi, hingga Bukit Menoreh sambil menyantap kuliner lokal. Reservasi wajib dilakukan sebelum kunjungan. Selain restoran, tersedia vila dengan fasilitas lengkap.
10. South Shore – Pool Bar dengan Panorama Laut
South Shore berlokasi di Gunungkidul dan mengusung konsep pool bar and cafe dengan nuansa Santorini, Yunani. Dari lokasi ini, wisatawan dapat menikmati pemandangan Pantai Krakal hingga Indrayanti.
Pengunjung dapat bersantai di balkon, menikmati hidangan, serta berenang di infinity pool dengan latar laut selatan. Reservasi diwajibkan melalui situs resmi.
Dengan daftar wisata baru di Jogja tersebut, masyarakat dapat memilih destinasi yang sesuai kebutuhan, baik untuk rekreasi keluarga, edukasi anak, hingga wisata kuliner dan fotografi. Struktur fasilitas yang jelas, harga yang transparan, serta konsep yang unik menjadi faktor pendukung meningkatnya minat wisatawan.





















