Headline.co.id, Jakarta ~ Sebanyak 24 desa di Kabupaten Aceh Tengah masih terisolir akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025. Pemerintah berupaya mempercepat pemulihan akses darat ke wilayah tersebut. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, desa-desa yang terisolir tersebar di Kecamatan Bintang, Ketol, Silih Nara, Rusip , dan Linge.
Murthalamuddin, perwakilan dari BPBD Aceh Tengah, menjelaskan bahwa akses menuju beberapa desa tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun empat karena jembatan Mulie dan jembatan Gantung Langit rusak. “Akses kendaraan roda dua hanya bisa ke Desa Penarun dan Umang, untuk kendaraan roda empat masih belum dapat melintas,” ujarnya.
Pemerintah terus berupaya mempercepat penanganan darurat serta pemulihan akses ke wilayah-wilayah yang masih terisolir. Langkah-langkah yang dilakukan termasuk pembukaan jalur darat sementara dan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana. “Upaya penanganan terus dilakukan secara bertahap agar akses masyarakat kembali normal, terutama di desa-desa yang hingga kini masih terisolir,” tambah Murthalamuddin.




















