Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Kota Padang Panjang menekankan pentingnya peran komunitas perantau sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan sosial dan mempercepat pemulihan pascabencana. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Hendri Arnis saat menghadiri acara Tablig Akbar, Bazar Kuliner, dan Expo UMKM yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Padang Panjang Batipuah X Koto (IKAPABASKO) Jakarta dan sekitarnya di Masjid Agung At-Tin pada Ahad, 11 Januari 2026.
Menurut Hendri Arnis, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi perantau dan kampung halaman, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap penguatan ekonomi dan solidaritas sosial melalui bazar kuliner serta pameran UMKM. Inisiatif ini dinilai mampu menjaga ikatan emosional perantau dengan daerah asal sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Padang Panjang dan seluruh dunsanak di kampung halaman, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar IKAPABASKO. Ini bukan sekadar pertemuan, melainkan wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian kolektif terhadap daerah asal,” ujar Hendri Arnis.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan perkembangan penanganan bencana yang melanda Padang Panjang pada 27 November 2025. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota bergerak cepat dan terkoordinasi sejak fase kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga memasuki masa transisi pemulihan sejak 14 Desember 2025.
“Prioritas kami adalah keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, penyaluran logistik, penyediaan hunian sementara, serta pemulihan infrastruktur. Saat ini, rehabilitasi dan rekonstruksi terus berjalan melalui koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar pemulihan berlangsung aman, bertahap, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Hendri Arnis menyoroti kontribusi IKAPABASKO yang dinilai signifikan dalam membantu masyarakat terdampak, baik secara moril maupun materiil. Menurutnya, kehadiran organisasi perantau tersebut memperkuat semangat gotong royong dan mempercepat proses pemulihan sosial di tengah masyarakat.
“Dalam situasi sulit, kami benar-benar merasakan kehadiran IKAPABASKO sebagai keluarga besar. Dukungan yang diberikan sangat berarti dalam meringankan beban masyarakat dan menumbuhkan optimisme untuk bangkit,” ungkapnya.
Ke depan, Pemerintah Kota berharap dukungan IKAPABASKO tidak hanya berlanjut dalam situasi darurat, tetapi juga berperan aktif dalam agenda pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan di Padang Panjang. Kebersamaan perantau dan daerah asal diyakini menjadi modal sosial penting menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Sementara itu, Ketua Umum IKAPABASKO, Chairul Alfi, menegaskan komitmen organisasi untuk terus menjaga silaturahmi dan memperkuat kontribusi perantau bagi kampung halaman, termasuk mendukung pemulihan pascabencana dan penguatan ekonomi masyarakat.
“Kebersamaan ini kami harapkan menjadi energi positif untuk mempererat hubungan perantau dengan daerah asal sekaligus memperkuat kepedulian sosial,” ujarnya.
Tablig akbar pada kegiatan tersebut diisi ceramah agama oleh Buya H. Ristawardi Dt. Marajo Nan Batungkek Ameh, yang mengajak jamaah memperkuat keimanan, persaudaraan, dan empati sosial sebagai fondasi menghadapi berbagai ujian kehidupan.



















