Headline.co.id, Batang ~ Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Batang menyebabkan banjir di dua kelurahan pesisir, yaitu Karangasem Utara dan Klidang Lor, pada Sabtu malam. Akibatnya, sebanyak 30 warga terpaksa mengungsi ke Masjid Al Ikhlas di RW 05 Karangasem Utara untuk mencari perlindungan. Meski sempat tegang, para pengungsi dilaporkan telah kembali ke rumah masing-masing sekitar pukul 21.00 WIB setelah air mulai surut.
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Batang, wilayah Karangasem Utara mengalami dampak yang cukup luas. Ribuan kepala keluarga harus bersiaga menghadapi banjir yang merendam pemukiman mereka. Kepala Pelaksana BPBD Batang, Wawan Nurdiansyah, menyatakan bahwa banjir berdampak pada beberapa RW, yaitu RW 03 hingga RW 09, dengan total 2.946 kepala keluarga atau sekitar 11.784 jiwa terdampak.
“Ketinggian air sangat bervariasi, mulai dari semata kaki hingga mencapai dada orang dewasa, dengan kedalaman air 10 cm hingga 120 cm,” ujar Wawan saat ditemui di Kelurahan Karangasem Utara, Kabupaten Batang, Sabtu malam.
Di Kelurahan Klidang Lor, kondisi serupa juga terjadi. Air merendam wilayah RW 02 dan RW 03, dengan sekitar 600 kepala keluarga atau 2.400 jiwa terdampak. Ketinggian air di wilayah ini mencapai 1,2 meter di titik terdalam.
Meskipun ribuan jiwa terdampak, evakuasi terkonsentrasi di Masjid Al Ikhlas bagi warga yang rumahnya terendam cukup tinggi. Beruntung, kondisi cuaca dan debit air yang mulai menurun memungkinkan warga untuk kembali membersihkan rumah lebih awal. “Warga yang mengungsi, sebanyak 30 jiwa di Masjid Al Ikhlas (RW 05), sudah kembali ke rumah masing-masing pada pukul 21.00 WIB,” jelas Wawan.
Saat ini, petugas BPBD masih terus bersiaga di lapangan untuk memantau perkembangan cuaca dan membantu warga yang membutuhkan evakuasi lanjutan jika debit air kembali meningkat. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)


















