Headline.co.id, Kademangan ~ Pemerintah Kota Probolinggo bersama Polres Probolinggo Kota berkomitmen memperkuat ketahanan pangan daerah dengan mengembangkan komoditas jagung. Langkah ini diwujudkan dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 dan Pencanangan Penanaman Jagung Kuartal I Tahun 2026 yang diadakan di Jalan Kinibalu XII, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, pada Kamis (8/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan produksi pangan di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan, serta mendukung agenda nasional ketahanan pangan dan swasembada jagung. Acara panen dan tanam jagung ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dunia usaha, dan kelompok tani.
Wakil Kepala Polres Probolinggo Kota, Didid Wahyu Agustiawan, menyatakan bahwa panen raya dan pencanangan tanam jagung ini merupakan bentuk dukungan berkelanjutan terhadap Program Asta Cita ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Polres Probolinggo Kota aktif mendampingi budidaya jagung di berbagai jenis lahan, mulai dari lahan produktif hingga lahan baku sawah. Pendampingan ini mencakup sekitar 10–12 hektare lahan produktif di lima kecamatan di Kota Probolinggo dan tiga kecamatan di wilayah kabupaten, serta sekitar 24 hektare lahan baku sawah.
Tantangan besar juga dihadapi dalam pemanfaatan lahan kehutanan sosial di Kecamatan Wonomerto, dengan potensi lahan mencapai 250–300 hektare. “Pengolahan tahap awal direncanakan sekitar 25–30 hektare. Ini membutuhkan sinergi kuat lintas sektor agar dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret kepada petani, bibit jagung diserahkan kepada Kelompok Tani Sinar Harapan. Bibit ini merupakan hasil kerja sama Polres Probolinggo Kota dengan mitra swasta, yaitu PT Maxsi dan PT Syngenta.
Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Probolinggo, Aries Santoso, menyampaikan bahwa produksi jagung hingga Kuartal IV 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan dan melampaui target. “Keberhasilan ini merupakan buah dari kemitraan dan kolaborasi Pemerintah Kota Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, dinas teknis, serta para petani. Ke depan, sinergi ini akan terus diperkuat dengan dukungan fasilitasi benih dan pupuk dari Kementerian Pertanian,” jelasnya.
Aries menambahkan bahwa meskipun Kota Probolinggo memiliki keterbatasan potensi ekstensifikasi lahan pertanian, peluang peningkatan produksi masih terbuka melalui intensifikasi, optimalisasi pola tanam, serta pemanfaatan lahan baku sawah secara maksimal. Kegiatan ini ditutup dengan mengikuti Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 secara nasional, sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kesinambungan ketahanan pangan dan mendukung swasembada jagung berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika global.


















