Headline.co.id, Pontianak ~ Pemerintah Kota Pontianak menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam penyelenggaraan layanan publik berbasis elektronik. Berdasarkan hasil Pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025, nilai Layanan Publik Berbasis Elektronik Kota Pontianak mencapai 4,83, mendekati angka sempurna.
Secara keseluruhan, Indeks SPBE Kota Pontianak berada pada angka 3,73 dengan kategori sangat baik. Capaian ini didukung oleh kinerja kuat pada Domain Layanan SPBE yang memperoleh skor 4,33. Selain itu, Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik juga mendapatkan nilai tinggi, yaitu 4,00.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari upaya konsisten dalam membangun sistem pelayanan yang lebih sederhana, terbuka, dan mudah diakses oleh masyarakat. “Pelayanan publik harus terus bergerak mengikuti kebutuhan warga. Pemanfaatan teknologi ini kami dorong agar pelayanan lebih cepat, transparan, dan tidak berbelit,” ujarnya pada Rabu (7/1/2026).
Edi menambahkan bahwa hasil penilaian ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk menjaga kualitas layanan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah. Pada aspek layanan digital, beberapa indikator bahkan mencapai nilai maksimal. Layanan Data Terbuka, Layanan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), serta Layanan Akuntabilitas Kinerja Organisasi masing-masing memperoleh nilai 5, mencerminkan keterbukaan dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Selain itu, layanan publik sektoral di Kota Pontianak juga menunjukkan kinerja yang sangat kuat. Layanan Publik Sektor 1, Sektor 2, dan Sektor 3 masing-masing meraih nilai 5. Layanan pengaduan pelayanan publik memperoleh nilai 4, sementara layanan kinerja pegawai mencatat nilai 4. “Nilai ini harus dipertahankan dan harapannya terus meningkat. Tentu tujuannya bukan semata-mata prestasi namun menjadi bukti pelayanan berjalan sangat baik, terutama dalam memanfaatkan teknologi,” tutur Edi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, Yusnaldi, menjelaskan bahwa tingginya nilai tersebut merupakan hasil dari integrasi sistem, penguatan tata kelola, serta konsistensi penggunaan aplikasi layanan di lingkungan pemerintah kota. “Penilaian SPBE melihat kematangan layanan, mulai dari perencanaan hingga pemanfaatannya oleh pengguna. Kota Pontianak dinilai sudah mampu menghadirkan layanan digital yang stabil, terintegrasi, dan mudah diakses,” katanya.
Yusnaldi menambahkan bahwa pada layanan internal pemerintahan, Kota Pontianak juga mencatat hasil positif. Layanan perencanaan, penganggaran, keuangan, pengadaan barang dan jasa, kepegawaian, serta kearsipan dinamis masing-masing meraih nilai 4. Layanan pengawasan internal pemerintah juga berada pada nilai 4. Menurut Yusnaldi, capaian tersebut tidak lepas dari penguatan arsitektur SPBE dan layanan pusat data yang masing-masing telah mencapai tingkat kematangan tertinggi dengan nilai 5.
Dengan berbagai capaian positif tersebut, Kota Pontianak menegaskan posisinya sebagai daerah dengan layanan publik berbasis elektronik yang matang dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Capaian ini menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital. Fokus kami selanjutnya menjaga konsistensi layanan sekaligus memperkuat aspek manajemen agar transformasi digital berjalan berkelanjutan,” pungkasnya. (kominfo/Gema Mahardhika)



















