Headline.co.id: 700 Ribu Pedagang Riau Sudah Gunakan QRIS, BI Targetkan 255 Ribu Pengguna Baru
Pekanbaru, Riau – Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau mencatat sebanyak 700 ribu pedagang di wilayahnya telah memanfaatkan sistem pembayaran non-tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2023.
Meskipun jumlah tersebut cukup besar, Kepala Perwakilan BI Riau, Panji Achmad, menilai masih terdapat potensi besar untuk meningkatkan penggunaan QRIS di Riau, yang memiliki penduduk sekitar 7 juta jiwa.
“Dengan jumlah pedagang yang menggunakan QRIS saat ini, artinya baru sekitar 10 persen dari total penduduk Riau yang sudah menggunakan QRIS,” ujar Panji di Pekanbaru, Selasa (15/8/2023).
Selain pedagang, BI Riau juga mencatat sebanyak 1 juta masyarakat ber-KTP Riau yang telah menggunakan QRIS atau setara dengan 13,3 persen dari jumlah penduduk.
Berdasarkan data dari BI Riau, transaksi QRIS di Riau rata-rata mencapai 3 juta transaksi per bulan, dengan nilai transaksi mencapai Rp400 juta per bulan.
Untuk mendorong peningkatan penggunaan QRIS di Riau, BI akan menggelar Pekan QRIS Nasional (PQN) pada 12-18 Agustus 2023. PQN akan diisi dengan berbagai kegiatan guna memperluas penggunaan QRIS di masyarakat.
“QRIS merupakan kunci perubahan dalam pembayaran digital, yang menjadi pintu masuk bagi ekosistem digital UMKM untuk mendukung inklusi keuangan dan konektivitas,” jelas Panji.
Melalui PQN, BI menargetkan peningkatan pengguna QRIS baru sebanyak 255 ribu orang, dengan volume transaksi mencapai 25 juta transaksi.
Panji berharap penggunaan QRIS akan terus bertambah, khususnya setelah digelarnya PQN di Riau. BI terus berupaya menyosialisasikan dan mempromosikan penggunaan QRIS untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat dan mempercepat transformasi ekonomi digital di Riau.
sumber: https://www.antaranews.com/berita/4258107/bi-riau-catat-700-ribu-pedagang-sudah-gunakan-qris.



















