Headline.co.id (Jogja) – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan apresiasi tinggi terhadap pengelolaan sampah di tingkat sekolah yang dinilai sudah maksimal dalam mendukung program pemilahan sampah di wilayah masing-masing. Langkah ini diambil menyusul rencana DIY untuk menerapkan program desentralisasi sampah pada awal tahun depan sebagai respons terhadap overloadnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan.
Baca juga: Dishub Bantul Ambil Langkah Proaktif untuk Menjamin Kelancaran Arus Lalu Lintas selama Libur Nataru
Menurut Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya, jumlah sampah di tingkat sekolah relatif sedikit, dan secara umum, sekolah-sekolah di wilayah setempat telah aktif melaksanakan pemilahan sampah. Bahkan, beberapa sekolah juga terlihat berkreasi dengan mengolah sampah menjadi produk bernilai jual atau ekonomi baru.
“Sudah banyak SMA yang melaksanakan program ini. Namun, sampah yang tidak dapat diolah dijadikan satu dan diambil oleh petugas,” ujar Didik pada Senin (18/12/2023).
Didik juga menyampaikan bahwa setiap sekolah telah mengembangkan program Adiwiyata, yang bertujuan untuk menjaga lingkungan. Selain itu, program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) juga diterapkan untuk membiasakan insan sekolah menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Baca juga: Tak Hanya Raffi Ahmad, Ada Investor Lainnya Yang Kembangkan Wisata Pantai Gunungkidul
“Lingkungan yang sehat salah satunya berkaitan dengan pengelolaan sampah. Konsepnya adalah setiap sekolah, meskipun tidak berpartisipasi dalam lomba Adiwiyata, harus menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Ini adalah kewajiban bagi semua sekolah,” tambahnya.
Meski Disdikpora DIY memberikan penilaian positif terhadap kesadaran sekolah dalam pemilahan sampah, Didik menyatakan bahwa tantangan sekarang adalah bagaimana perilaku baik tersebut dapat dibawa ke rumah dan lingkungan sekitar.
“Pertanyaannya adalah, apakah kebiasaan baik di sekolah ini juga diimplementasikan di rumah, sehingga konsep tiga pusat pendidikan ini dapat berjalan mulai dari sekolah, lingkungan rumah, dan masyarakat,” ungkap Didik.
Baca juga: Rencana Kaesang Pangarep Maju di Pilgub Jateng 2024, Ganjar: Ikuti Aja Menarik Itu
Dalam menghadapi penerapan program desentralisasi sampah pada awal tahun depan, Disdikpora DIY fokus pada upaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Sanksi tidak menjadi prioritas pada tahap awal penerapan program ini.
“Kita belum memikirkan sanksi saat ini. Yang terpenting adalah membangun kesadaran dan menyampaikan pesan agar hal ini dapat diimplementasikan di rumah masing-masing,” tutup Didik.
Terimakasih telah membaca Disdikpora Berikan Apresiasi Pengelolaan Sampah di Tingkat Sekolah semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News.
Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Bus Handoyo di Tol Cipali






















