Headline.co.id, Boven Digoel ~ Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Boven Digoel merencanakan pengembangan hotspot internet berbasis Starlink yang dapat diakses langsung dari rumah masyarakat. Rencana tersebut dibahas Dinas Kominfo bersama Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Boven Digoel dan PT Telkom (Persero) dalam rapat dengar pendapat di Kantor DPRK Boven Digoel, Kamis (22/10/2026). Pengembangan hotspot internet itu ditujukan untuk menjawab kendala sinyal yang masih dialami sejumlah wilayah pelosok di tingkat distrik dan kampung. Skema tersebut akan dikembangkan melalui jaringan berbasis satelit dan sistem hotspot agar akses informasi publik dapat menjangkau masyarakat secara lebih inklusif.
Hotspot Internet Boven Digoel Diakses dari Rumah
Kepala Bidang E-Government Dinas Kominfo Kabupaten Boven Digoel, Stefanus Tuwok, mengatakan optimalisasi jaringan berteknologi satelit menjadi bagian dari upaya memperluas konektivitas telekomunikasi di wilayah tersebut.
Menurut Stefanus, sistem hotspot memungkinkan masyarakat memanfaatkan jaringan internet dari rumah. Rencana itu dibahas dalam agenda teknis operasional yang turut melibatkan DPRK Boven Digoel dan PT Telkom (Persero).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Ke depan kita kembangkan dengan sistem hotspot sehingga masyarakat bisa menggunakan dari rumah,” ujar Stefanus di sela-sela pembahasan teknis operasional.
Pengembangan tersebut mencakup evaluasi dan operasional jaringan Base Transceiver Station (BTS) serta Starlink. Pembahasan dilakukan untuk memetakan solusi atas persoalan sinyal yang masih dirasakan di sejumlah wilayah pelosok Boven Digoel.
Kominfo dan DPRK Bahas Penyebaran Informasi Publik
Selain membahas pengembangan BTS dan Starlink, rapat dengar pendapat juga menyoroti pentingnya sinergi dengan media massa. Kerja sama itu dinilai diperlukan dalam penyebarluasan informasi publik kepada masyarakat.
Dinas Kominfo dan DPRK Boven Digoel juga menekankan perlunya meningkatkan pengawasan terpadu terhadap aktivitas media sosial. Langkah tersebut diarahkan untuk mengantisipasi potensi penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.
Dengan demikian, pembahasan tidak hanya berfokus pada infrastruktur konektivitas, tetapi juga pada penyampaian informasi publik dan pengawasan konten yang beredar melalui media sosial. Namun, seluruh agenda tersebut tetap dibahas dalam konteks rencana pengembangan layanan internet dan kebutuhan komunikasi masyarakat di wilayah distrik serta kampung.
DPRK Minta Rancangan Program Disusun Detail
DPRK Boven Digoel menyambut baik usulan Dinas Kominfo mengenai perluasan infrastruktur telekomunikasi. Setelah menerima paparan teknis dari Dinas Kominfo, pihak legislatif menginstruksikan agar rancangan program kerja segera disusun secara detail.
Rancangan tersebut selanjutnya diminta diserahkan kepada DPRK Boven Digoel. Dokumen itu akan menjadi bahan pembahasan untuk menentukan dukungan anggaran serta regulasi yang diperlukan dalam pelaksanaan program.
Instruksi tersebut menjadi tindak lanjut atas rencana pengembangan hotspot internet dan evaluasi jaringan BTS serta Starlink. Dinas Kominfo juga diharapkan menyusun kebutuhan program secara terperinci sebelum pembahasan lebih lanjut mengenai alokasi dukungan anggaran dan aturan pelaksanaannya.
Rapat Dipimpin Ketua DPRK Boven Digoel
Rapat dengar pendapat tersebut dipimpin Ketua DPRK Boven Digoel, Aimon Akka. Pertemuan dihadiri anggota Komisi A DPRK Boven Digoel, di antaranya Tethool Petrus Nicodemus dan Ninik Deburaheni.
Jajaran kepala bidang dan kepala seksi Dinas Kominfo Kabupaten Boven Digoel turut mengikuti rapat. Perwakilan manajemen PT Telkom (Persero) juga hadir dalam pembahasan mengenai pengembangan jaringan internet berbasis Starlink dan sistem hotspot.
Pertemuan itu menjadi forum pembahasan bersama legislatif, pemerintah daerah melalui Dinas Kominfo, serta PT Telkom (Persero) untuk merumuskan pengembangan konektivitas telekomunikasi di Boven Digoel. Agenda tersebut mencakup operasional jaringan, perluasan akses internet, penyebarluasan informasi publik, serta kebutuhan dukungan anggaran dan regulasi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















