Headline.co.id ~ Gempa bumi bermagnitudo 4,1 mengguncang wilayah Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (18/10/2026). Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 15.02.46 WIB. Pusat gempa berada di 56 kilometer sebelah utara Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dengan kedalaman 5 kilometer.
BMKG mencatat lokasi gempa berada pada koordinat 8,14 Lintang Selatan (LS) dan 120,29 Bujur Timur (BT). Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui akun X dan dikutip dalam laporan pada Minggu (18/10/2026).
Gempa Ruteng Terjadi di Kedalaman 5 Kilometer
Data BMKG menunjukkan gempa Ruteng memiliki kekuatan magnitudo 4,1. Episenter gempa berada di wilayah utara Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, sebagaimana tercantum dalam informasi resmi lembaga tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rincian gempa yang disampaikan BMKG meliputi waktu kejadian pada 18 Oktober 2026 pukul 15.02.46 WIB, lokasi 8,14 LS dan 120,29 BT, serta jarak pusat gempa 56 kilometer di utara Ruteng-Manggarai-NTT. Gempa tercatat berada pada kedalaman 5 kilometer.
BMKG Ingatkan Data Masih Dapat Berubah
BMKG menyatakan informasi awal gempa mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat. Karena itu, hasil pengolahan data belum sepenuhnya stabil dan masih dapat mengalami perubahan seiring bertambahnya data.
“#Gempa Info Gempa Mag:4.1, 18-Okt-26 15:02:46 WIB, Lok: 8.14 LS – 120.29 BT (56 km Utara RUTENG-MANGGARAI-NTT), Kedlmn: 5 km #BMKG, Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG melalui akun X.
Dalam informasi yang disampaikan, BMKG mencantumkan kekuatan, waktu, koordinat, jarak dari Ruteng, serta kedalaman gempa. Sumber tersebut tidak memuat keterangan mengenai dampak maupun laporan kerusakan akibat gempa bermagnitudo 4,1 tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















