Headline.co.id, Bogor ~ Arema FC menelan kekalahan perdana di BRI Super League 2026/2027 setelah takluk 1-3 dari tuan rumah Garudayaksa FC pada pekan kelima di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (17/10) sore. Arema FC sempat unggul cepat melalui gol pada menit ke-4, tetapi gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. Garudayaksa FC membalikkan keadaan setelah memanfaatkan kelengahan pertahanan Arema FC, termasuk melalui gol setelah cooling break dan satu gol tambahan pada babak kedua. Hasil tersebut membuat Arema FC turun ke peringkat 10 klasemen dan belum meraih kemenangan dalam empat laga terakhir.
Kekalahan Arema FC di BRI Super League itu terjadi setelah tim asuhan Marcos Santos kehilangan momentum seusai mencetak gol pembuka. Singo Edan kemudian kebobolan dua gol setelah cooling break sebelum kembali kemasukan satu gol pada babak kedua.
Arema FC Gagal Menjaga Keunggulan
Arema FC mengawali pertandingan dengan baik. Gol cepat pada menit ke-4 membawa tim tamu berada dalam posisi unggul dan membuka peluang untuk mengendalikan jalannya laga.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Kesalahan dalam mengantisipasi sepak pojok membuat Garudayaksa FC mencetak gol penyama kedudukan. Setelah itu, Jairo, pemain Garudayaksa FC yang disebut Marcos sebagai pemain bagus, mencetak gol kedua bagi tuan rumah.
Pelatih Arema FC Marcos Santos menilai timnya memiliki peluang untuk mencetak gol lebih banyak pada awal pertandingan. Akan tetapi, kelengahan dalam bertahan mengubah situasi pertandingan.
“Kami memulai dengan sangat baik, mencetak gol pertama di menit-menit awal dan memiliki kesempatan untuk mencetak gol lebih banyak. Tapi kemudian kami gagal mengantisipasi sepak pojok sehingga mereka mencetak gol. Jairo, pemain yang sangat bagus dari Garudayaksa, mencetak gol kedua,” kata Marcos dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Perubahan Taktik Justru Membuka Pertahanan
Memasuki babak kedua, Arema FC berupaya memperbaiki permainan dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, upaya tersebut membuat pertahanan tim lebih terbuka sehingga Garudayaksa FC memiliki ruang untuk melancarkan serangan balik.
Marcos mengatakan timnya menghadapi persoalan yang lebih besar ketika mencoba mengejar ketertinggalan. Gol ketiga Garudayaksa FC kemudian dinilai menjadi momen yang semakin menyulitkan Arema FC untuk membalikkan keadaan.
“Di babak kedua kami mencoba memperbaikinya dan memiliki lebih banyak masalah, kami menciptakan lebih banyak peluang, tetapi kami mengekspos diri kami sendiri dan kemudian gol ketiga seperti mengakhiri pertandingan,” jelasnya.
Menurut Marcos, timnya masih berada pada awal kompetisi dan akan terus bekerja keras menghadapi pertandingan berikutnya. Ia juga mengaku sedih karena Arema FC belum mampu membalas dukungan suporter yang datang langsung ke stadion.
Antusiasme Aremania terlihat dari dukungan yang diberikan sepanjang pertandingan. Para suporter hadir untuk bernyanyi dan mendukung Arema FC, tetapi tim belum dapat memberikan kemenangan pada laga tandang tersebut.
Robi Darwis Minta Maaf kepada Suporter
Penyesalan juga disampaikan pemain Arema FC Robi Darwis yang tampil sebagai pemain pengganti pada paruh kedua. Robi masuk di pertengahan babak dan bermain selama kurang lebih 10 hingga 15 menit.
Ia menegaskan, kesempatan bermain yang diberikan pelatih harus dibayar dengan penampilan maksimal. Durasi bermain, menurut Robi, tidak boleh dijadikan alasan untuk tidak tampil 100 persen.
Robi mengaku kecewa dan malu karena belum mampu membantu Arema FC meraih hasil maksimal dalam laga tandang. Ia juga menyoroti kehadiran banyak Aremania yang memberikan dukungan langsung di Stadion Pakansari.
“Tentu kesimpulannya saya minta maaf juga karena kita sebagai pemain belum bisa memberikan hasil maksimal tiga poin. Tapi, kami tidak akan banyak janji-janji terus janji. Tentunya setiap game kami akan intropeksi diri, apa kekurangan, apa yang harus ditambah. Tentu target selanjutnya game ke depannya pasti target 3 poin,” tegas Robi.
Arema FC Bidik Tiga Poin pada Laga Berikutnya
Hasil 1-3 dari Garudayaksa FC menjadi kekalahan pertama Arema FC di BRI Super League 2026/2027. Kekalahan itu juga memperpanjang catatan tanpa kemenangan Singo Edan menjadi empat pertandingan terakhir.
Dampak lainnya, posisi Arema FC di klasemen turun ke peringkat 10. Skuad Arema FC berkomitmen melakukan introspeksi terhadap kekurangan yang terlihat dalam pertandingan tersebut, bukan sekadar menyampaikan janji.
Target berikutnya adalah meraih tiga poin pada pertandingan selanjutnya. Tim juga akan berusaha memperbaiki persoalan pertahanan dan menjaga keunggulan agar hasil serupa tidak kembali terjadi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















