Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Mengapa Banjir Bandang Kota Padang Merusak Rumah dan Memutus Jalan? Ini Analisis Ahli

Hendrawan by Hendrawan
45 minutes ago
in Nasional
Reading Time: 6 mins read
402 21
A A
0
Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang anak saat banjir bandang menerjang kawasan Lumin Park di Padang, Sumatera Barat

Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang anak saat banjir bandang menerjang kawasan Lumin Park di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026). ANTARA FOTO/Fitra Yogi

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Banjir bandang Kota Padang pada 10 Oktober 2026 diduga dipengaruhi hujan lebat yang meningkatkan limpasan permukaan dan debit sungai.
  • Basarnas melaporkan hujan berlangsung sejak sekitar pukul 12.00 WIB, sebelum banjir terjadi sekitar pukul 14.25 WIB.
  • Anggota IABI Daryono menilai karakteristik daerah aliran sungai berlereng dapat mempercepat kenaikan debit air.
  • Penyempitan alur sungai, sedimentasi, dan hambatan aliran disebut sebagai faktor yang berpotensi mengurangi kapasitas sungai.
  • Tanggul Sungai Lapau Munggu dilaporkan jebol, sedangkan akses jalan di sekitar PDAM GUO terputus.
  • Kerusakan rumah dan jalan dinilai mengindikasikan besarnya energi aliran banjir di lokasi tertentu, tetapi penyebab kerusakannya masih memerlukan survei lapangan.
  • BPBD mencatat 498 jiwa terdampak dan 120 rumah terendam, sementara IABI mencatat 238 jiwa telah dievakuasi.

Headline.co.id, Padang ~ Banjir bandang Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (10/10/2026) tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga merusak rumah, menjebol tanggul, dan memutus akses jalan. Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menduga bencana tersebut berkaitan dengan hujan lebat yang meningkatkan limpasan permukaan dan debit sungai hingga melebihi kapasitas alur di beberapa lokasi. Analisis itu disampaikan setelah banjir berdampak pada ratusan warga dan menimbulkan kerusakan infrastruktur di sejumlah kawasan. Meski sejumlah faktor pemicu telah diidentifikasi sebagai dugaan, pemeriksaan lapangan masih diperlukan untuk memastikan penyebab kerusakan yang terjadi.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Daftar Lengkap Mutasi Polda Kepri Oktober 2026, Siapa Menggantikan 7 Pejabat Utama?
    • 1.2. Kapolda Metro Jaya Siapkan Evaluasi Pelayanan Publik
  • 2. Kronologi Banjir Padang Setelah Hujan Lebat
  • 3. Mengapa Hujan Lebat Bisa Meningkatkan Risiko Banjir Bandang?
  • 4. Tanggul Jebol dan Kapasitas Alur Sungai Menjadi Sorotan
  • 5. Kerusakan Jalan dan Rumah Mengindikasikan Kekuatan Aliran
  • 6. Dampak Berantai dan Pentingnya Pemeriksaan Lapangan

Peristiwa ini menyoroti hubungan antara tingginya aliran air, kondisi daerah aliran sungai, serta ketahanan infrastruktur pengendali banjir. Daryono menilai besarnya dampak banjir tidak hanya berkaitan dengan hujan dan debit sungai, tetapi juga kondisi infrastruktur yang dilalui aliran air.

You might also like

Mutasi Polda Kepri Jadi Sorotan, Dirreskrimsus Berganti di Tengah Pemeriksaan Divpropam

Daftar Lengkap Mutasi Polda Kepri Oktober 2026, Siapa Menggantikan 7 Pejabat Utama?

11 October 2026
Kapolda Metro Jaya Tampung Aspirasi Wartawan, Siapkan Evaluasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Kapolda Metro Jaya Siapkan Evaluasi Pelayanan Publik

11 October 2026

Kronologi Banjir Padang Setelah Hujan Lebat

Berdasarkan laporan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui akun media sosial resminya, hujan lebat mengguyur wilayah Kota Padang sejak sekitar pukul 12.00 WIB pada Sabtu (10/10/2026).

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Banjir kemudian dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.25 WIB. Dengan demikian, laporan Basarnas menunjukkan adanya rentang waktu sekitar dua jam 25 menit antara awal hujan yang dilaporkan dan waktu terjadinya banjir.

Hujan tersebut diduga menyebabkan peningkatan aliran air yang masuk ke jaringan sungai. Dalam analisisnya, Daryono mengaitkan kejadian dengan limpasan permukaan dan kenaikan debit sungai hingga melampaui kapasitas alur pada sejumlah lokasi.

Namun, urutan waktu tersebut belum dengan sendirinya memastikan seluruh mekanisme penyebab banjir. Daryono menyampaikan sejumlah faktor yang diduga berperan dan memerlukan penelaahan lebih lanjut.

Mengapa Hujan Lebat Bisa Meningkatkan Risiko Banjir Bandang?

Daryono menduga hujan lebat di daerah tangkapan air menyebabkan volume air yang masuk ke jaringan sungai meningkat. Dalam kondisi demikian, limpasan permukaan turut berkontribusi terhadap bertambahnya debit aliran.

Ia juga menyoroti karakteristik daerah aliran sungai atau DAS yang berada pada kawasan berlereng. Kondisi tersebut dinilai dapat mempercepat kenaikan debit sungai ketika terjadi hujan lebat.

Menurut analisis tersebut, peningkatan volume air menjadi persoalan ketika debit yang mengalir melampaui kemampuan alur sungai di lokasi tertentu. Situasi ini menjadi salah satu dugaan penjelasan mengapa air dapat keluar dari alur dan memengaruhi kawasan di sekitarnya.

Daryono turut menyebut kemungkinan adanya faktor lain yang memperburuk kondisi aliran sungai, termasuk penyempitan alur, sedimentasi, serta hambatan aliran.

Ketiga faktor itu dinilai dapat mengurangi kemampuan sungai mengalirkan debit banjir. Kendati demikian, bahan yang tersedia tidak menyebutkan hasil pengukuran sedimentasi atau penyempitan alur pada lokasi tertentu sehingga faktor-faktor tersebut tetap harus dipahami sebagai bagian dari analisis awal.

Tanggul Jebol dan Kapasitas Alur Sungai Menjadi Sorotan

Salah satu kerusakan infrastruktur yang dilaporkan setelah banjir bandang adalah jebolnya tanggul Sungai Lapau Munggu di Kecamatan Kuranji.

Daryono menilai kerusakan tanggul dapat memperburuk dampak banjir karena air yang keluar dari alur sungai berpotensi memperluas genangan ke wilayah sekitarnya.

"Jebolnya tanggul Sungai Lapau Munggu. Ini menunjukkan bahwa besarnya dampak banjir tidak hanya ditentukan oleh intensitas hujan dan debit sungai, tetapi juga oleh ketahanan infrastruktur pengendali banjir," ungkap Daryono.

Pernyataan tersebut menempatkan kondisi tanggul sebagai salah satu bagian penting dalam analisis dampak bencana. Ketika infrastruktur pengendali banjir mengalami kerusakan, kemampuan menahan atau mengarahkan aliran air dapat terganggu.

Selain tanggul Sungai Lapau Munggu, banjir bandang juga dilaporkan mengakibatkan kerusakan bendungan. Namun, bahan yang tersedia belum menjelaskan tingkat kerusakan bendungan maupun hubungannya secara langsung dengan lokasi tanggul yang jebol.

Kerusakan Jalan dan Rumah Mengindikasikan Kekuatan Aliran

Banjir bandang Kota Padang juga menyebabkan kerusakan rumah dan terputusnya jalan masyarakat di sekitar PDAM GUO, Kecamatan Kuranji.

Menurut Daryono, kerusakan rumah dan jalan di kawasan Kuranji mengindikasikan bahwa aliran banjir memiliki energi cukup besar pada lokasi tertentu.

Penilaian tersebut didasarkan pada dampak kerusakan yang muncul setelah banjir. Meski demikian, Daryono menyatakan penyebab kerusakan masih memerlukan survei lapangan sehingga belum dapat dipastikan hanya berdasarkan gambaran dampak yang tersedia.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang mencatat 498 jiwa di dua kecamatan terdampak. Sebanyak 120 rumah terendam, empat rumah mengalami rusak sedang, dan satu rumah mengalami rusak berat.

Sementara itu, catatan Daryono merinci 245 jiwa dan 60 rumah terendam di Kuranji, 208 jiwa terdampak di Koto Tangah, serta 45 jiwa di Nanggalo. Rincian tiga wilayah tersebut berasal dari IABI, sedangkan data BPBD menyebut dua kecamatan tanpa penjelasan lebih lanjut mengenai perbedaan cakupan.

Dampak Berantai dan Pentingnya Pemeriksaan Lapangan

Kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang memiliki konsekuensi yang lebih luas daripada kerusakan fisik bangunan semata. Jalan yang terputus, misalnya, dapat memengaruhi akses masyarakat dan menyulitkan proses evakuasi.

"Adanya potensi dampak berantai. Kerusakan tanggul dapat memperluas genangan, kerusakan jalan menghambat evakuasi, sedangkan gangguan akses ke infrastruktur air bersih dapat mempersulit pelayanan masyarakat," kata Daryono.

Daryono menekankan kemungkinan gangguan berantai yang perlu diperhatikan. Adapun gangguan pelayanan air bersih dalam pernyataannya merupakan potensi dampak, bukan kondisi yang telah dipastikan terjadi berdasarkan bahan yang tersedia.

Dalam penanganan bencana, Daryono mencatat sebanyak 238 jiwa telah dievakuasi oleh tim gabungan menggunakan perahu penyelamatan dan kendaraan operasional. Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan Kepala BPBD Kota Padang pada Minggu pagi, tidak dilaporkan adanya korban meninggal dunia.

Sehari setelah kejadian, warga di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji, mulai membersihkan lumpur dari rumah mereka agar tempat tinggal dapat kembali digunakan.

Analisis awal Daryono menunjukkan bahwa hujan lebat, karakteristik aliran sungai, kapasitas alur, dan ketahanan infrastruktur merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam memahami banjir bandang Kota Padang. Namun, kesimpulan mengenai penyebab spesifik kerusakan rumah, jalan, dan infrastruktur tetap memerlukan pemeriksaan langsung di lapangan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Banjir Bandang Kota PadangBanjir Sumatera BaratDaryono IABImitigasi bencanaPenyebab Banjir Bandang PadangTanggul Jebol

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Mutasi Polda Kepri Jadi Sorotan, Dirreskrimsus Berganti di Tengah Pemeriksaan Divpropam

Daftar Lengkap Mutasi Polda Kepri Oktober 2026, Siapa Menggantikan 7 Pejabat Utama?

by Hendrawan
11 October 2026
0

Daftar lengkap mutasi Polda Kepri Oktober 2026. Simak tujuh pejabat yang berganti, nama pengganti, jabatan baru, dan dasar rotasi.

Kapolda Metro Jaya Tampung Aspirasi Wartawan, Siapkan Evaluasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Kapolda Metro Jaya Siapkan Evaluasi Pelayanan Publik

by Dwina
11 October 2026
0

Headline.co.id ~ Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto membuka dialog dengan wartawan untuk menyerap aspirasi, saran, dan masukan terkait...

Mutasi Polda Kepri 2026, Sejumlah Direktur Bergeser, Ini Nama Pejabat Penggantinya

Mutasi Polda Kepri, Silvester Simamora Jadi Dosen Usai Diperiksa Divpropam Mabes Polri

by Hendrawan
11 October 2026
0

Mutasi Polda Kepri: Silvester menjadi dosen STIK setelah diperiksa Divpropam. Penyebab pemeriksaan dan kaitannya dengan mutasi belum jelas.

Pemerintah Kota Padang mengerahkan tim gabungan untuk membantu warga di lokasi terdampak

Sehari Setelah Banjir Bandang Kota Padang, Warga Guo Bersihkan Lumpur dari Rumah

by Hendrawan
11 October 2026
0

Sehari setelah banjir bandang Kota Padang, warga Guo Kuranji membersihkan lumpur dari rumah. Sebanyak 120 rumah terendam dan akses jalan...

: Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026 di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada pada Rabu (29/07/2026). BPMI Setpres

Presiden Apresiasi 10 Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Sederhana

by Aditya
11 October 2026
0

Headline.co.id, Sumedang ~ Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberagaman latar belakang 10 lulusan terbaik Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan...

Gempa Bumi Bermagnitudo 3.0 Guncang Bima, NTB

Gempa Bima Magnitudo 3,0 Berpusat 86 Km di Utara

by Dwina
11 October 2026
0

Headline.co.id, Bima ~ Gempa bumi bermagnitudo 3,0 mengguncang wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu, 11 Oktober 2026. Badan...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Bupati Balangan Apresiasi Sinergi Polres dalam Program Daerah

Bupati Balangan Apresiasi Sinergi Polres dalam Program Daerah

18 July 2026
: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian (kiri), dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti (kanan) memberikan keterangan pers terkait rehabilitasi 4.922 sekolah di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (23/9/2026). (Foto: InfoPublik/Amiri Yandi)

Rehabilitasi 4.922 Sekolah di Sumatra, 97 Direlokasi

24 September 2026
BKPSDMD Morowali Dorong Transformasi Digital dalam Layanan Kepegawaian

BKPSDMD Morowali Dorong Transformasi Digital dalam Layanan Kepegawaian

15 January 2026
Wakapolri Ajak Brimob Tingkatkan Kemampuan Hadapi Tantangan Masa Depan

Wakapolri Ajak Brimob Tingkatkan Kemampuan Hadapi Tantangan Masa Depan

24 April 2026
Kapolda Sumsel Resmi Buka Audit Kinerja Tahap I Tahun 2026

Kapolda Sumsel Resmi Buka Audit Kinerja Tahap I Tahun 2026

8 April 2026
Wakil Bupati Raja Ampat Melepas 24 Calon Jemaah Haji

Wakil Bupati Raja Ampat Melepas 24 Calon Jemaah Haji

1 May 2026
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Wilayah Belu, NTT

Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Wilayah Belu, NTT

7 December 2025

Artikel Terbaru

Quiles crowned Moto3 World Champion with Mandalika victory

Maximo Quiles Juara Dunia Moto3 Usai Menang di Mandalika

11 October 2026
Mutasi Polda Kepri Jadi Sorotan, Dirreskrimsus Berganti di Tengah Pemeriksaan Divpropam

Daftar Lengkap Mutasi Polda Kepri Oktober 2026, Siapa Menggantikan 7 Pejabat Utama?

11 October 2026
Marc Marquez Juara Sprint Race Mandalika 2026, Mengapa Gagal Naik Podium di Balapan Utama

Menang Sprint Race Mandalika, Marc Marquez Justru Lega Bisa Finis Keenam? Ini Alasan dan Rekam Jejaknya

11 October 2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), TNI, dan Polri turun ke lokasi

Banjir Bandang Kota Padang: 498 Jiwa Terdampak, 120 Rumah Terendam dan Jalan Terputus

11 October 2026
Mutasi Polda Kepri 2026, Sejumlah Direktur Bergeser, Ini Nama Pejabat Penggantinya

Mutasi Polda Kepri, Silvester Simamora Jadi Dosen Usai Diperiksa Divpropam Mabes Polri

11 October 2026
Kapolda Metro Jaya Tampung Aspirasi Wartawan, Siapkan Evaluasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Kapolda Metro Jaya Siapkan Evaluasi Pelayanan Publik

11 October 2026
Polda Papua Barat Daya Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Panti Asuhan dan Warga Kampung Makmini

Polda Papua Barat Daya Salurkan 10.000 Liter Air Bersih

11 October 2026

Popular Story

: Presiden Prabowo Subianto pada peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (30/7/2026). Foto: BPMI Setpres/Rusman
Nasional

Presiden Prabowo Minta Kereta Api Perluas Akses Ekonomi

by Aditya
11 October 2026
0

Headline.co.id, Semarang ~ Presiden Prabowo Subianto menegaskan kereta api harus menjadi moda...

Read moreDetails

Pajak Kelotok Wisata Kobar Disiapkan, 114 Kapal Jadi Sasaran

Bappenas Jadikan Indeks Integritas Pendidikan Dasar Intervensi

Penataan Sungai Sail Pekanbaru Siapkan RTH Biru 2,4 Kilometer

Panen Padi Gogo di Rumbai Meningkat, Pemko Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan

Polres Sitaro Amankan 43 Paket Sabu dari Dua Lokasi

Pramuka Santri Papua Barat Berlatih di Kapal Menuju PPSN VI

Pelatihan Vokasi bagi Santri Dibuka Lewat Kolaborasi Kemenag-Kemnaker

Nobar Biru Persib vs Port FC Digelar di Lima Lokasi

Bupati Sumenep Dorong Literasi Jadi Budaya Generasi Muda

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.