Headline.co.id, Sumenep ~ Satgas Karya Bakti TNI AD bersama masyarakat mempercepat pembangunan Jembatan Armco Tahap VI di Dusun Karongkong, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Pekerjaan tersebut berlangsung pada Selasa (28/7/2026) sebagai bagian dari Program Karya Bakti TNI AD. Pembangunan dilakukan melalui gotong royong prajurit TNI, warga setempat, dan tenaga tukang untuk memperbaiki akses transportasi serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan.
Kegiatan pembangunan Jembatan Armco Rubaru dipimpin Babinsa Desa Matanair, Serma Irwanto, bersama personel Koramil 0827/13 Rubaru. Pada tahap tersebut, pekerjaan difokuskan pada pemasangan pondasi jembatan dan penimbunan menggunakan material sirtu sebagai persiapan menuju proses konstruksi berikutnya.
Pondasi dan Penimbunan Jadi Fokus Pekerjaan
Serma Irwanto mengatakan, sejumlah material untuk pembangunan telah tersedia di lokasi. Material itu meliputi batu koral, pasir hitam, batu karang, semen, baja Armco, dan pasir batu.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Sejumlah material juga telah tersedia di lokasi, di antaranya batu koral, pasir hitam, batu karang, semen, baja Armco, dan pasir batu untuk mendukung kelancaran pembangunan,” ujarnya.
Ketersediaan material tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi. Satgas Karya Bakti TNI AD bersama warga dan tenaga tukang kemudian melanjutkan pekerjaan secara bergotong royong di lokasi pembangunan jembatan.
Pembangunan Jembatan Armco Tahap VI menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan. Melalui program tersebut, prajurit TNI AD berkolaborasi dengan masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan yang dinilai berdampak langsung terhadap mobilitas warga.
Perbaiki Akses Transportasi Warga
Jembatan yang dibangun di Dusun Karongkong itu diharapkan membuka akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat Desa Matanair dan sekitarnya. Akses tersebut juga diharapkan membantu warga menjangkau pusat pelayanan dan lokasi kegiatan pendidikan.
Selain itu, keberadaan jembatan diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian serta usaha masyarakat lainnya. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mendukung arus barang dan jasa di kawasan pedesaan Kabupaten Sumenep.
Serma Irwanto menjelaskan pembangunan jembatan merupakan salah satu bentuk dukungan TNI AD terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di pedesaan. Menurut dia, manfaat pembangunan tidak hanya berkaitan dengan konektivitas, tetapi juga dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menilai semangat gotong royong prajurit TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan. Keterlibatan warga dan tenaga tukang turut mendukung pelaksanaan pekerjaan konstruksi di lapangan.
Ditargetkan Mendukung Konektivitas Antarwilayah
Serma Irwanto berharap jembatan yang sedang dibangun dapat segera dimanfaatkan sebagai sarana transportasi yang aman dan nyaman. Jembatan itu juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi warga setelah pembangunan selesai.
“Kehadiran TNI melalui program Karya Bakti diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah,” katanya.
Ia juga menyampaikan harapan agar pembangunan tersebut memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Matanair dan wilayah sekitarnya.
“Diharapkan hasil dari pembangunan ini nanti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Matanair dan sekitarnya,” pungkasnya.
Melalui Program Karya Bakti TNI AD, pembangunan infrastruktur desa diharapkan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumenep.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















