Headline.co.id, Sumenep ~ Komando Distrik Militer (Kodim) 0827/Sumenep mempercepat pembangunan dua jembatan beton di Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, melalui Program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD. Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf. Citra Persada meninjau dua lokasi pembangunan pada Selasa (28/7/2026) untuk memastikan kesiapan lapangan sebelum pekerjaan konstruksi dimulai. Kedua jembatan itu dibangun sebagai pengganti jembatan lama yang rusak dan tidak layak digunakan. Pembangunan tersebut ditujukan untuk meningkatkan keselamatan serta memperlancar mobilitas masyarakat.
Dua Lokasi Pembangunan Jembatan Beton
Peninjauan pertama dilakukan di Dusun Panele, Desa Gapura Tengah. Di lokasi itu, jembatan yang melintasi Sungai Panele akan diganti dengan konstruksi beton wide flange (WF). Bangunan lama mengalami kerusakan akibat usia sehingga perlu segera ditangani.
Setelah itu, rombongan meninjau lokasi kedua di Dusun Karamat, Desa Banjar Barat. Jembatan yang melintasi Sungai Pabbuluan di wilayah tersebut juga akan dibangun dengan konstruksi beton untuk menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak digunakan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dalam peninjauan tersebut, Dandim 0827/Sumenep didampingi Kasdim 0827 Mayor Cpl Suwandi, Pgs. Pasiintel Kapten Inf. Totok Subiyantoro, Danramil 0827/16 Gapura Kapten Cba Yuli Irawan, tim teknis, personel Polsek Gapura, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
TNI AD Soroti Keselamatan dan Akses Warga
Letkol Inf. Citra Persada mengatakan, pembangunan dua jembatan itu merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang lebih aman dan andal.
“Saya lihat memang kondisinya sudah perlu segera ditangani. Kalau jembatannya sudah jadi, warga tentu lebih nyaman lewat, anak-anak berangkat sekolah juga lebih aman, begitu juga aktivitas sehari-hari masyarakat,” ujar Citra.
Menurut dia, jembatan yang layak akan memperlancar akses warga menuju fasilitas pendidikan, pelayanan publik, dan berbagai aktivitas ekonomi sehari-hari. Kondisi infrastruktur yang lebih aman juga diharapkan mendukung mobilitas masyarakat di wilayah pedesaan.
Pembangunan jembatan tersebut menjadi penting karena kedua infrastruktur lama mengalami persoalan berbeda. Jembatan di Dusun Panele rusak akibat usia, sedangkan jembatan di Dusun Karamat dinilai sudah tidak layak digunakan. Keduanya kemudian disiapkan untuk digantikan dengan jembatan beton.
Ditargetkan Berkualitas dan Berumur Panjang
Citra berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dengan dukungan pemerintah desa dan masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan membantu agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh warga di sekitar lokasi.
“Yang paling penting, hasilnya benar-benar bisa dinikmati warga. Kami ingin pembangunan ini selesai dengan baik, kualitasnya bagus, dan bisa dipakai masyarakat dalam waktu yang lama,” katanya.
Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD merupakan bentuk sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Melalui pembangunan dua jembatan di Kecamatan Gapura, program tersebut diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sumenep.
Selain mendukung akses menuju sekolah dan pelayanan publik, keberadaan jembatan yang lebih layak juga diharapkan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat. Pembangunan itu sekaligus diharapkan memperkuat pemerataan pembangunan di Kabupaten Sumenep.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















