Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Koordinasi Ekonomi Harus Libatkan Seluruh Neraca Nasional

Fajar Ari Wibowo by Fajar Ari Wibowo
1 hour ago
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
393 29
A A
0
: Pengunjung menggali informasi tentang bisnis minuman jamu pada Halal Indonesia International Industry Expo 2026 di ICE BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/9/2026). Pameran yang berlangsung pada 24-27 September 2026 tersebut bertujuan mendorong pertumbuhan industri halal sekaligus meningkatkan wawasan masyarakat terhadap gaya hidup halal (halal lifestyle) di Indonesia. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/kye)

Ekonom: Koordinasi Ekonomi Harus Melampaui Kemenkeu dan BI (Dok. Infopublik)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Koordinasi ekonomi Indonesia dinilai perlu melibatkan seluruh neraca dalam perekonomian nasional, tidak hanya Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI). Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menyampaikan pandangan itu di Jakarta, Selasa (7/10/2026). Menurut dia, perluasan koordinasi diperlukan agar pertumbuhan ekonomi tidak terlalu bergantung pada APBN dan bank sentral, sekaligus memperkuat kesejahteraan rumah tangga. Ia mendorong pembagian risiko pemerintah, BI, Danantara, perbankan, korporasi, investor, dan rumah tangga melalui pembiayaan serta investasi yang lebih terarah.

Contents

  • 1. Koordinasi ekonomi tidak berarti kebijakan seragam
    • 1.1. BNI Tawarkan SBR015 di wondr, Imbal Hasil hingga 6,85 Persen
    • 1.2. Produksi Padi 2026 Capai 43,89 Juta Ton hingga Agustus
  • 2. Danantara diharapkan menjadi katalis investasi
  • 3. Risiko tidak hilang hanya karena harga ditahan
  • 4. Keberhasilan diukur dari kekuatan rumah tangga

Koordinasi ekonomi tidak berarti kebijakan seragam

Fakhrul mengatakan pembagian peran kebijakan fiskal dan moneter saat ini telah mengarah pada koordinasi yang lebih sehat. Kementerian Keuangan, menurut dia, perlu menjaga APBN tetap ekspansif untuk menopang pertumbuhan dan melindungi masyarakat, dengan tetap mempertahankan disiplin fiskal.

You might also like

: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel melalui aplikasi wondr by BNI. (Dok. BNI)

BNI Tawarkan SBR015 di wondr, Imbal Hasil hingga 6,85 Persen

8 October 2026
: Mentan Andi Amran Sulaiman sedang mencoba mesin pengelolaan panen padi. (Dok. Kementan)

Produksi Padi 2026 Capai 43,89 Juta Ton hingga Agustus

7 October 2026

Di sisi lain, BI berperan menjaga stabilitas rupiah dan inflasi sebagai jangkar kebijakan. BI juga dapat memanfaatkan kebijakan makroprudensial dan pengelolaan likuiditas untuk mendorong kredit serta pertumbuhan ekonomi.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Ini menurut saya arah yang benar. Koordinasi tidak berarti Kemenkeu dan BI harus melakukan hal yang sama. Justru masing-masing harus menjaga neracanya dan mengerjakan risiko yang memang sesuai dengan mandatnya,” ujar Fakhrul.

Tantangan berikutnya, kata dia, adalah memastikan beban mendorong pertumbuhan tidak hanya berpindah dari neraca pemerintah ke neraca BI. Karena itu, sektor lain perlu mengambil peran lebih besar dalam pembentukan pertumbuhan ekonomi nasional.

Neraca yang dimaksud mencakup perbankan, Danantara, korporasi, perusahaan asuransi, dana pensiun, investor asing, hingga rumah tangga.

Danantara diharapkan menjadi katalis investasi

Fakhrul menilai Danantara dapat memainkan peran penting dalam membangun pola baru pembiayaan investasi nasional. Namun, ia mengingatkan agar Danantara tidak berkembang menjadi semacam “APBN kedua”.

Menurut dia, Danantara perlu berfungsi sebagai neraca katalitik yang menarik modal dari perbankan, korporasi, pasar modal, dan investor asing untuk masuk ke proyek-proyek produktif.

“Ukuran keberhasilan Danantara bukan hanya seberapa besar aset yang dimiliki atau berapa banyak proyek yang diumumkan. Yang lebih penting adalah berapa rupiah investasi lain yang dapat bergerak dari setiap satu rupiah modal yang ditempatkan Danantara,” kata Fakhrul.

Ia menyebut investasi di sektor industri, pengelolaan sampah, perumahan, teknologi, hingga hilirisasi sebagai contoh penerapan pembagian risiko. Pada tahap awal, sebagian risiko proyek dapat ditanggung melalui ekuitas atau Danantara. Setelah proyek semakin matang, perbankan dapat masuk melalui pembiayaan.

Ketika arus kas proyek telah stabil, obligasi, dana pensiun, dan perusahaan asuransi dapat mengambil bagian. Mekanisme tersebut membuat risiko tidak ditanggung oleh satu neraca sejak awal hingga akhir.

“Tidak satu neraca harus menjadi pahlawan dari awal sampai akhir. Risiko harus berpindah kepada neraca yang paling mampu menanggungnya,” ujarnya.

Risiko tidak hilang hanya karena harga ditahan

Prinsip pembagian risiko, lanjut Fakhrul, juga perlu diterapkan pada pemerintah dan BI. APBN tidak dapat terus menjadi sumber akhir seluruh kebutuhan pembangunan. Sementara itu, neraca BI tidak seharusnya secara bersamaan dibebani untuk menjaga likuiditas, imbal hasil obligasi, nilai tukar, dan kebutuhan pembiayaan.

“National Balance Sheet yang sehat tidak membutuhkan satu institusi yang terlalu heroik. Ia membutuhkan division of risk yang benar,” katanya.

Fakhrul menilai stabilisasi pasar obligasi dapat dilakukan ketika volatilitas meningkat. Namun, dalam jangka panjang, imbal hasil obligasi tetap perlu memiliki ruang untuk mencerminkan kondisi pasar melalui mekanisme price discovery.

Ia mengingatkan bahwa menahan harga aset atau biaya pembiayaan tidak serta-merta menghilangkan risiko yang mendasarinya.

“Risiko ekonomi tidak hilang hanya karena harganya ditahan. Bond yield yang ditahan tidak menghilangkan duration risk, kredit murah tidak menghilangkan credit risk, dan intervensi valuta asing tidak menghilangkan external imbalance. Risiko biasanya hanya berpindah dari satu neraca ke neraca lain,” jelasnya.

Keberhasilan diukur dari kekuatan rumah tangga

Menurut Fakhrul, ujung dari koordinasi ekonomi harus terlihat pada penguatan kondisi rumah tangga. Risiko yang tidak tertangani pada neraca besar pada akhirnya dapat membebani keluarga melalui berbagai saluran.

Ketidakefisienan rantai pasok, misalnya, dapat tecermin pada kenaikan harga pangan. Investasi yang tidak menghasilkan pekerjaan produktif dapat menekan pertumbuhan pendapatan. Selain itu, kenaikan harga rumah yang jauh lebih cepat dibandingkan pendapatan dapat mengurangi kemampuan generasi muda untuk membangun aset.

“Rumah tangga jangan menjadi balance sheet of last resort dari kegagalan koordinasi ekonomi,” tegas Fakhrul.

Karena itu, keberhasilan koordinasi Kementerian Keuangan, BI, Danantara, perbankan, dan sektor swasta tidak cukup diukur dari defisit fiskal, inflasi, pertumbuhan kredit, investasi, atau cadangan devisa.

Ukuran akhirnya adalah apakah kebijakan tersebut mampu meningkatkan pendapatan dan kemampuan rumah tangga untuk menabung, memiliki rumah, membiayai pendidikan dan kesehatan, serta mempersiapkan masa depan.

“Capital formation harus berakhir menjadi household income formation. Kalau negara membangun banyak proyek, bank menyalurkan lebih banyak kredit dan perusahaan memperbesar investasi, tetapi neraca keluarga tidak ikut menguat, maka transmisi kebijakan ekonominya belum selesai,” ujar Fakhrul.

Ia menilai koordinasi ekonomi Indonesia perlu berkembang dari sekadar koordinasi fiskal-moneter menjadi koordinasi lintas neraca nasional. Kementerian Keuangan menjaga kredibilitas fiskal, BI menjaga stabilitas, Danantara memobilisasi modal, perbankan menciptakan kredit, dan korporasi mendorong investasi.

Seluruh peran tersebut, menurut Fakhrul, pada akhirnya harus bermuara pada penguatan kemampuan ekonomi masyarakat. “Seluruh arsitektur itu akhirnya hanya mempunyai satu ukuran keberhasilan: apakah neraca rumah tangga Indonesia menjadi lebih kuat,” pungkasnya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: berita jakartaEkonomi

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Fajar Ari Wibowo

Fajar Ari Wibowo

Related Stories

: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel melalui aplikasi wondr by BNI. (Dok. BNI)

BNI Tawarkan SBR015 di wondr, Imbal Hasil hingga 6,85 Persen

by Fajar Ari Wibowo
8 October 2026
0

Headline.co.id ~ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menawarkan Savings Bond Ritel seri SBR015 melalui aplikasi wondr by...

: Mentan Andi Amran Sulaiman sedang mencoba mesin pengelolaan panen padi. (Dok. Kementan)

Produksi Padi 2026 Capai 43,89 Juta Ton hingga Agustus

by Fajar Ari Wibowo
7 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Produksi padi nasional pada Januari-Agustus 2026 mencapai 43,89 juta ton gabah kering giling (GKG), berdasarkan catatan Badan...

: Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK via zoom meeting. (Dok. OJK)

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Kokoh pada September 2026

by Fajar Ari Wibowo
7 October 2026
0

Headline.co.id ~ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga kokoh pada September 2026. Penilaian tersebut...

: Untuk memecahkan tantangan keterbatasan kapasitas SDM sekaligus memaksimalkan potensi 243 koperasi berbadan hukum di Toba, Menteri Koperasi Ferry Juliantono turun langsung mematangkan tata kelola KDMP terintegrasi, Selasa (16/10/2026).

KDMP Toba Siapkan Penyerapan Panen dan Distribusi Barang Subsidi

by Fajar Ari Wibowo
7 October 2026
0

Headline.co.id, Toba ~ Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono meninjau kesiapan fisik dan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pantai...

: Pemerintah memperkuat tata kelola pupuk bersubsidi agar kebijakan tersebut tidak berhenti pada persoalan ketersediaan dan harga, tetapi benar-benar berdampak terhadap produksi dan produktivitas pertanian (Foto: Dok BRIN)

BRIN dan Kementan Perkuat Tata Kelola Pupuk Bersubsidi

by Fajar Ari Wibowo
7 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ BRIN dan Kementerian Pertanian memperkuat tata kelola pupuk bersubsidi untuk memastikan kebijakan tersebut berdampak terhadap produksi dan...

: Dok. BNI

BNI Perbarui Layanan Digital untuk Nasabah Emerald dan Private

by Fajar Ari Wibowo
7 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperbarui layanan keuangan digital melalui aplikasi wondr by BNI...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Polres Merauke Hancurkan Ribuan Liter Minuman Keras Ilegal

Polres Merauke Hancurkan Ribuan Liter Minuman Keras Ilegal

7 November 2025
BTN dan Pemkab Samosir Perkuat Ekosistem Pariwisata dan UMKM

BTN dan Pemkab Samosir Perkuat Ekosistem Pariwisata dan UMKM

23 June 2026

KA Bogowonto Terbakar? Berikut Penjelasan PT KAI Daop 5 Purwokerto

23 March 2020

Alhamdulillah! Menhub Budi Karya Sembuh dari Corona

15 April 2020
: Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Fifi Aleyda Yahya mewakili Menteri Komunikasi dan Digital menyampaikan tali asih kepada keluarga jurnalis di Sawangan. (Foto: Immanuel Kristi Winata Infopublik/Igid)

Kemkomdigi Sampaikan Tali Asih kepada Keluarga Jurnalis Hilang

24 September 2026
Indonesia Siap Menjadi Mediator Konflik AS-Iran, Presiden Siap Kunjungi Teheran

Indonesia Siap Menjadi Mediator Konflik AS-Iran, Presiden Siap Kunjungi Teheran

1 March 2026
Samsung Konfirmasi Kehadiran Exynos Terbaru di Laporan Keuangan Triwulan

Samsung Ungkap Keberadaan Exynos 2500 dalam Laporan Keuangan

7 August 2024

Artikel Terbaru

: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel melalui aplikasi wondr by BNI. (Dok. BNI)

BNI Tawarkan SBR015 di wondr, Imbal Hasil hingga 6,85 Persen

8 October 2026
Two points the gap as MotoGP’s 2026 thriller lands in Lombok

MotoGP 2026: Selisih Martin-Marquez Tinggal 2 Poin di Mandalika

8 October 2026
: Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji pada Puncak Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia 2026. (Istimewa)

Wihaji Tegaskan Akses Kesehatan Reproduksi bagi Disabilitas

8 October 2026
:

WPA Gresik Diperkuat di 16 Kecamatan untuk Cegah HIV/AIDS

8 October 2026
: Mengatasi krisis kekeringan yang mendera sebagian wilayah, PMI Sleman resmi mendistribusikan bantuan tanggap darurat berupa 20.000 liter air bersih ke Kapanewon Moyudan, Godean, Minggir, dan Seyegan pada Selasa (6/10/2026).

PMI Sleman Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Empat Kapanewon

8 October 2026
Siaran Pers: Kemenpar Promosikan Desa Wisata Sebagai Destinasi Edutrip Unggulan di 9th Annual Convention SPK Indonesia 2026

Kemenpar Dorong Desa Wisata Jadi Destinasi Edutrip

7 October 2026
Jersey Persib Untuk Asean Club Championships Sudah Tersedia

Jersey PERSIB ASEAN Club Championship 2026/27 Tersedia

7 October 2026

Popular Story

: Menkomdigi saat melihat langsung uji coba digitalisasi Perlinsos di Desa Donoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (foto: dok. Kemkomdigi)
Nasional

Digitalisasi Perlindungan Sosial Diperkuat Lewat SPLP

by Aditya
1 October 2026
0

Headline.co.id, Sleman ~ Digitalisasi perlindungan sosial diperkuat melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah...

Read moreDetails

Hari Kesaktian Pancasila di Blora Libatkan Pelajar dan Mahasiswa

Jembatan Beton Desa Mandala Sumenep Masuk Tahap Pengecoran

57.051 Wajib Pajak Manfaatkan Penghapusan Denda PBB-P2

Pemko Padang Ajak Alumni Diniyah Pasia Perkuat Smart Surau

Desa Wisata Fair III Kubu Gadang Dimatangkan, Digelar 9-11 Oktober

Wakapolri Dorong Sepolwan Perkuat Kompetensi dan Talenta Polwan

PAUD HI Dumai Diperkuat untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

TP-PKK Padang Panjang Salurkan 900 Telur untuk Cegah Stunting

Kemenangan PSS U20 Jadi Modal PSS U16 dan U18

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.