Headline.co.id ~ Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) meraih hasil sempurna pada MotoGP Jepang di Motegi dengan mengumpulkan 37 poin dari Sprint dan Grand Prix. Kemenangan pada balapan utama, Minggu, membuat Marquez memangkas jarak di klasemen kejuaraan menjadi hanya dua poin dari Jorge Martin (Aprilia Racing). Martin finis kedua, sedangkan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, melengkapi podium setelah terlibat persaingan ketat dengan Enea Bastianini.
Hasil tersebut menjadi salah satu momen penting dalam persaingan gelar sebelum rangkaian balapan berlanjut ke MotoGP Indonesia. Marquez memenangi Sprint pada Sabtu dan kembali menjadi yang tercepat dalam Grand Prix pada Minggu, sementara Martin tetap memimpin perebutan gelar meski keunggulannya semakin terpangkas.
Marc Marquez Sempurna di MotoGP Jepang
Marquez tidak terkalahkan di Jepang sepanjang agenda balap yang diikutinya. Pembalap bernomor 93 itu meraih kemenangan Sprint, kemudian mempertahankan kecepatannya untuk merebut kemenangan Grand Prix. Dengan tambahan 37 poin, target yang dibawanya ke Motegi tercapai.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Saya sangat senang karena 37 poin adalah target untuk akhir pekan ini dan kami berhasil mencapainya,” kata Marquez. “Itu balapan yang sulit, terutama beberapa lap pertama di belakang Jorge. Kemudian, ketika saya memimpin balapan, saya mencoba mengendalikan ritme. Saat Jorge mendekat, saya kembali mendorong lebih keras, lalu saya mengendur.”
Marquez menyebut perasaannya terhadap motor kembali sangat baik sejak seri di Aragon. Ia mengakui sempat menghadapi masalah rem di Austria, tetapi kembali mampu bersaing dengan pembalap terdepan di Jepang.
“Sejak Aragon, perasaan dengan motor sangat baik. Memang benar di Austria kami mengalami masalah rem, tetapi kami kembali kompetitif akhir pekan ini dan bertarung dengan pembalap-pembalap teratas,” ujarnya.
Menjelang seri berikutnya di Indonesia, Marquez menilai setiap balapan tetap penting. Namun, ia juga menekankan perlunya menjaga ketenangan sebelum menghadapi agenda selanjutnya.
“Setiap balapan penting. Mari berusaha melakukan yang terbaik di Indonesia, tetapi bersantai juga penting, dan kemudian kami akan punya waktu untuk membicarakan Indonesia pada Kamis,” katanya.
Jorge Martin Tetap Memimpin Perburuan Gelar
Martin mengakhiri MotoGP Jepang di posisi kedua dan mengumpulkan total 27 poin sepanjang akhir pekan. Ia masih berada di puncak klasemen kejuaraan, meski keunggulannya atas Marquez kini tinggal dua poin.
Martin menilai penampilannya bersama Aprilia terus membaik dari lap ke lap. Namun, ia mengakui masih ada aspek yang harus ditingkatkan setelah belum mampu mengalahkan Marquez dalam kondisi balapan di Motegi.
“Saya sangat senang dengan penampilan saya. Saya pikir saya membalap dengan baik, dan setiap lap bersama Aprilia saya merasa semakin baik. Namun, bahkan dalam kondisi ini saya tidak bisa mengalahkan Marc. Selamat untuknya,” ujar Martin.
“Saya sudah melakukan yang terbaik, tetapi ada sesuatu yang masih kurang. Jadi, ini hanya masalah bekerja, dan saya pikir kemenangan akan datang,” lanjutnya.
Martin juga menyebut persaingan dengan Marquez sebagai pengalaman istimewa. Ia merasa kecepatannya telah kembali setelah meraih dua pole position secara beruntun dan kembali naik podium.
“Saya merasa kompetitif dan saya pikir saya berada dalam persaingan. Memang ada balapan ketika saya kesulitan, tetapi kecepatan saya sudah kembali: dua pole position beruntun dan podium. Saya merasa kami bisa bertarung untuk gelar ini,” kata Martin.
Bezzecchi Amankan Podium Setelah Duel dengan Bastianini
Bezzecchi memperbaiki hasil posisi keenam pada Sprint menjadi posisi ketiga dalam Grand Prix. Ia membangun kecepatan kuat di bagian tengah balapan, tetapi harus bertahan dari tekanan Bastianini pada lap-lap terakhir.
“Enea sangat luar biasa hari ini. Saya senang dengan hasil ini karena balapannya tidak mudah,” kata Bezzecchi. “Awalnya tidak mudah karena saya percaya diri, tetapi belum cukup percaya diri untuk bertahan bersama Marc dan Jorge. Kemudian di bagian tengah balapan saya mulai merasa lebih baik, lebih percaya diri, dan lebih kuat dalam pengereman.”
Bezzecchi mengatakan suara motor Bastianini mulai terdengar pada dua lap terakhir. Ia kemudian mengambil pendekatan bertahan di bagian akhir lintasan demi mempertahankan posisi ketiga.
“Pada lap terakhir dia berada di roda belakang saya. Di bagian terakhir lintasan saya harus bertahan karena tidak ingin kehilangan posisi ketiga. Bersama Bastianini selalu sulit karena ketika dia sedang dalam performa terbaik, dia sangat cepat dan tangguh dalam pertarungan,” ujarnya.
Ogura, Fernandez, dan Acosta Bertarung hingga Finis
Pembalap tuan rumah Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) finis keenam pada Grand Prix setelah menempati posisi kelima dalam Sprint. Ia terpaut 15,210 detik dari Marquez. Tambahan 15 poin belum memenuhi harapan Ogura yang mengincar hasil lebih baik di kandang sendiri.
“Saya mengincar posisi yang lebih baik hari ini. Saya menjalani lap pertama dengan baik dan berpikir bisa mengikuti pembalap-pembalap di depan. Namun, kecepatannya luar biasa,” ujar Ogura.
Di bagian lain persaingan, Raul Fernandez (SuperFile Trackhouse MotoGP Team), Ogura, dan Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) terlibat duel hingga bendera finis. Ketiganya hanya dipisahkan 2,113 detik, dengan strategi dan manuver menjadi bagian penting dari persaingan tersebut.
Fernandez mengatakan ia harus fokus pada balapannya sendiri, sekaligus menghemat bahan bakar di tengah perlombaan. Ia menyebut Acosta sulit dilawan karena pengeremannya, sedangkan Ogura mampu menjaga ban dengan baik hingga bagian akhir balapan.
Acosta mengaku kesulitan mendapatkan akselerasi sehingga tidak memperoleh peluang menyalip yang cukup. Setelah dua kali mencoba melewati Ogura dari sisi luar, ia memilih memastikan finis dan membawa pulang poin daripada memaksakan diri mengejar posisi kelima atau keenam.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















