Headline.co.id ~ Dumai, Pemerintah Kota Dumai, Riau, memperkuat edukasi pemberian ASI eksklusif bagi ibu bekerja melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) bersama TP PKK Kota Dumai. Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Mom’s Meet Up bertema “Tetap Mengasihi di Tengah Kesibukan Bekerja” di Gedung Sri Bunga Tanjung, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan pemahaman ibu mengenai pemenuhan hak nutrisi anak sekaligus menunjukkan bahwa aktivitas pekerjaan dapat berjalan seiring dengan pemberian ASI melalui manajemen ASI yang tepat.
Edukasi ASI Eksklusif bagi Ibu Bekerja
Ketua TP PKK Kota Dumai, Leni Ramaini, mengatakan kesibukan pekerjaan dan keterbatasan waktu seharusnya tidak menjadi penghalang bagi ibu untuk memberikan nutrisi terbaik bagi tumbuh kembang anak.
Menurut Leni, edukasi mengenai ASI eksklusif penting diberikan agar para ibu memahami manfaat serta cara pemenuhannya, termasuk bagi ibu yang tetap menjalankan aktivitas pekerjaan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Pemberian ASI ekslusif ini merupakan hal yang penting bagi anak, saya juga sebagai Ibu juga memberikan ASI kepada anak saya dulu, saya juga dulu tidak tau bahwa ASI ini bisa disimpan, dengan adanya momentum Pekan Menyusui sedunia ini dapat memberikan edukasi dan pahaman kepada para ibu agar lebih memahami tentang dampak ASI ekslusif ini,” ujar Leni Ramaini.
Kegiatan Mom’s Meet Up tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan literasi kesehatan ibu dan anak. Sasaran edukasi secara khusus mencakup perempuan pekerja yang menghadapi rutinitas harian dan kesibukan pekerjaan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Dumai, Maini Asna, menyampaikan bahwa pemenuhan hak nutrisi anak tidak harus mengorbankan pekerjaan seorang perempuan karier.
Ia menilai pemahaman mengenai manajemen ASI dapat membantu ibu memenuhi hak ASI bagi anak sekaligus menjalankan aktivitas profesionalnya. Pesan itu disampaikan dalam kegiatan yang digelar dalam rangka Pekan Menyusui Sedunia.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka pekan menyusui sedunia tersebut untuk memberikan edukasi kepada para ibu dalam memenuhi hak ASI tanpa mengorbankan pekerjaannya,” harap Maini Asna.
Penguatan edukasi tersebut menempatkan pemenuhan ASI eksklusif sebagai bagian dari pemenuhan hak anak. Pada saat yang sama, kegiatan itu mendorong pemahaman bahwa ibu bekerja tetap dapat memberikan nutrisi terbaik bagi tumbuh kembang anak.
RSUD Kota Dumai Dapat Penghargaan
Selain menyelenggarakan edukasi, Pemko Dumai memberikan penghargaan kepada RSUD Kota Dumai. Penghargaan itu diberikan atas kepedulian rumah sakit dalam menyediakan fasilitas yang ramah bagi ibu menyusui.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemko Dumai dalam mewujudkan lingkungan kerja dan fasilitas publik yang mendukung pemenuhan gizi anak.
Melalui kegiatan bersama DPPA dan TP PKK Kota Dumai, pemerintah daerah memperkuat pesan bahwa dukungan terhadap ibu menyusui perlu hadir di tengah lingkungan kerja maupun fasilitas publik. Edukasi mengenai ASI eksklusif juga diarahkan agar ibu memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengatur pemberian ASI di tengah kesibukan bekerja.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















