Headline.co.id, Tanah Datar ~ — Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, diproyeksikan menjadi penggerak perekonomian masyarakat sekitar selain memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah berasrama tersebut dirancang memiliki kapasitas hingga 3.000 siswa dan diperkirakan menciptakan peluang usaha baru melalui kebutuhan operasional sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kini mematangkan persiapan pembangunan fisik yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Dampak ekonomi itu diperkirakan muncul dari kebutuhan pasokan pangan dan jasa pendukung sekolah, serta aktivitas kunjungan orang tua siswa. Perputaran uang di tingkat lokal diharapkan meningkat seiring beroperasinya Sekolah Rakyat Tanjung Alam di wilayah tersebut.
Sekolah Rakyat Tanjung Alam Buka Peluang Usaha
Kebutuhan operasional harian sekolah berasrama dengan kapasitas 3.000 siswa akan mencakup berbagai bahan pangan, seperti telur, daging, sayuran, dan beras. Selain itu, keberadaan sekolah juga dinilai dapat mendorong tumbuhnya jasa pendukung untuk memenuhi kebutuhan kegiatan harian di lingkungan pendidikan tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Bupati Tanah Datar Eka Putra menjelaskan, aktivitas harian dan interaksi sosial di sekitar sekolah akan menimbulkan dampak ekonomi berganda bagi masyarakat. Menurut dia, kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas pendidikan, tetapi juga berpotensi menggerakkan kegiatan ekonomi warga.
“Tidak hanya itu, kunjungan orang tua ke sekolah tiap hari juga memicu peredaran uang, sebagai penambah belanja sembako. Ini pada gilirannya segera menggerakkan roda perekonomian masyrakat,” ujar Eka Putra, Kamis (6/8/2026).
Kunjungan orang tua siswa diproyeksikan menambah aktivitas belanja kebutuhan pokok di sekitar sekolah. Kondisi tersebut diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat melalui peningkatan peredaran uang dan terbukanya peluang usaha baru.
Persiapan Lahan Sekolah Rakyat Telah Rampung
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus mematangkan persiapan agar pembangunan fisik Sekolah Rakyat Tanjung Alam dapat segera dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Salah satu tahapan yang telah diselesaikan adalah penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah.
Lahan yang disiapkan memiliki luas 23 hektare. Tanah tersebut merupakan hibah dari keluarga besar COO Danantara, Dony Oskaria, kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
Dengan rampungnya penyediaan lahan, pemerintah daerah berharap proses pembangunan dapat segera berlanjut. Bupati juga berharap agenda peletakan batu pertama atau groundbreaking Sekolah Rakyat dapat terealisasi dalam waktu dekat.
Ditargetkan Perluas Akses Pendidikan Nasional
Sekolah Rakyat Tanjung Alam dirancang untuk menampung hingga 3.000 peserta didik. Dengan kapasitas tersebut, fasilitas ini diproyeksikan menjadi Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia.
Keberadaan sekolah ini juga disebut melengkapi target nasional pemerintah untuk memperluas jangkauan Sekolah Rakyat hingga 500 sekolah pada 2029. Program tersebut diarahkan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan nasional, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Eka Putra berharap peresmian hunian tetap terpadu karya PT Nindya Karya di Nagari Rambatan dapat terlaksana dalam waktu dekat. Kedua agenda tersebut menjadi bagian dari persiapan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pemulihan di wilayah Tanah Datar.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















